Mohammad Soleh
Universitas Islam Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebermaknaan Hidup Mahasiswa Reguler Dan Mahasiswa Unggulan Universitas Islam Indonesia Mohammad Soleh
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 11 (2001)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/psikologika.vol6.iss11.art6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kebermaknaan hidup mahasiswa unggulan UII dan mahasiswa reguler UII. Hipotesis penelitian ini adalah ada perbedaan kebermaknaan hidup antara mahasiswa unggulan dan mahasiswa reguler UII. Mahasiswa unggulan lebih tinggi kebermaknaan hidupnya dibandingkan mahasiswa reguler UII.            Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket kebermaknaan hidup yang terdiri dari angket terbuka dan skala tertutup yang telah disempurnakan oleh peneliti serta wawancara mendalam. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis kuantitatif (t-test) dan analisis kualitatif yang diikut sertakan sebagai bahan pengayaan diskusi dalam pembahasan. Subjek penelitian adalah 86 mahasiswa S1 UII yang terdiri dari 43 mahasiswa reguler UII dan 43 mahasiswa unggulan UII. Sebanyak delapan orang di antaranya dikenai wawancara. Mereka berjenis kelamin laki-laki, berusia antara 19-25 tahun dan beragama islam.            Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan kebermaknaan hidup yang sangat signifikan antara mahasiswa unggulan UII dengan mahasiswa reguler UII(t=2,9; dan p = 0,005 atau p < 0,01), dengan rerata kelompok mahasiswa unggulan UII lebih tinggi. Hasil analisis tambahan penelitian ini adalah (1) tidak ditemukan perbedaan kebermaknaan hidup yang signifikan antara mahasiswa yang memiliki banyak prestasi (minimal dua prestasi) dengan mahasiswa yang kurang berprestasi (t = 1,59; p = 0,116 atau p > 0,05) dan  (2) tidak ditemukan perbedaan kebermaknaan hidup yang signifikan antara mahasiswa yang aktif sebagai pengurus organisasi dengan mahasiswa yang tidak aktif sebagai pengurus organisasi (t = 0,43; p = 0,669 atau p > 0,05).Kata Kunci    :   Kabermaknaan hidup, mahasiswa unggulan, mahasiswa reguler.