Pesatnya perkembangan budidaya ikan air tawar diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi perikanan budidaya, khususnya pembesaran ikan. Maka diperlukan jaminan ketersediaan pasokan benih yang berkesinambungan, utamanya benih ikan nila. Olehnya itu, diperlukan adanya penerapan fungsi-fungsi manajemen pada pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus), untuk memberikan pasokan benih ikan yang berkualitas dan berkesinambungan. Metode penelitian meliputi observasi atau pengamatan langsung, wawancara, partisipasi aktif di lapangan, dan studi pustaka. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mendeskripsikan hasil penelitian. Produksi benih ikan merupakan seperangkat prosedur untuk menghasilkan benih ikan mulai dari perencanaan sampai dengan benih siap dipasarkan, sehingga perlu adanya kegiatan manajemen agar dapat mengarahkan dan mengatur kegiatan produksi memperoleh hasil maksimal dengan cara efektif dan efisien. Penerapan fungsi manajemen perencanaan pada pembenihan ikan nila (Oreochromis niloticus) meliputi perencanaan persiapan kolam pemeliharaan induk, proses pematangan gonad, survival rate/kelangsungan hidup, pemijahan, pemanenan larva, pendederan, dan panen. Selain itu fungsi pelaksanaan dan pengawasan meliputi: Seleksi induk ikan nila, pemberian pakan, pemijahan, pemenenan larva, pendederan, dan kegiatan pasca panen.