Ade Duita Rahayu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Keracunan Pestisida Terhadap Aktivitas Cholinesterase Darah Petugas Pest Control Di PT. Tirta Dewata, Denpasar-Bali Ade Duita Rahayu
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3276

Abstract

Pestisida adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan untuk mencegah, memberantas, menjauhkan atau mengendalikan setiap jenis hama. Penggunaan pestisida selain untuk mencegah atau membrantas hama juga potensial toksisitas bagi manusia dan sekitarnya. Pest Control adalah Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pemberantasan hama penular penyakit yang mengganggu aktivitas manusia dengan mengendalikan berbagai vektor penyakit menular seperti malaria, filariasis, dengue haemorrhagic fever dan pes. Petugas pest control mempunyai resiko lebih besar untuk terpapar zat kimia beracun yang terkandung dalam pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor keracunan pestisida terhadap aktivitas cholinesterase darah petugas pest control di PT. Tirta Dewata. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan design crossectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 7 orang petugas pest control dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, kuisioner dan pengambilan sampel darah untuk menganalisis aktivitas cholinesterase. Berdasarkan penelitian tidak didapatkan hubungan antara lama paparan terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.659 dilihat dari waktu kontak responden dengan pestisida dalam perhitungan jam perminggu sebanyak 2 responden (50%) keracunan ringan, tidak didapatkan hubungan antara masa kerja terhadap aktivitas cholinestrase diperoleh asymp Sig 0.350 dilihat dari masa kerja berkisar antara <5 tahun yaitu 3 responden (75%) keracunan ringan, tidak didapatkan hubungan antara cara melakukan penyemprotan terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.047 dilihat dari yang tidak sesuai sebanyak 3 responden (75%) keracunan ringan dan tidak didapatkan hubungan antara pemakaian alat pelindung diri terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.350 dilihat dari tidak lengkap sebanyak 3 responden (100%) keracunan ringan. Kata Kunci : Alat Pelindung Diri, Cara penyemprotan, Cholinestrase, lama paparan, Pestisida
Analisis Faktor Keracunan Pestisida Terhadap Aktivitas Cholinesterase Darah Petugas Pest Control Di PT. Tirta Dewata, Denpasar-Bali Ade Duita Rahayu
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3276

Abstract

Pestisida adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan untuk mencegah, memberantas, menjauhkan atau mengendalikan setiap jenis hama. Penggunaan pestisida selain untuk mencegah atau membrantas hama juga potensial toksisitas bagi manusia dan sekitarnya. Pest Control adalah Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pemberantasan hama penular penyakit yang mengganggu aktivitas manusia dengan mengendalikan berbagai vektor penyakit menular seperti malaria, filariasis, dengue haemorrhagic fever dan pes. Petugas pest control mempunyai resiko lebih besar untuk terpapar zat kimia beracun yang terkandung dalam pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor keracunan pestisida terhadap aktivitas cholinesterase darah petugas pest control di PT. Tirta Dewata. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan design crossectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 7 orang petugas pest control dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, kuisioner dan pengambilan sampel darah untuk menganalisis aktivitas cholinesterase. Berdasarkan penelitian tidak didapatkan hubungan antara lama paparan terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.659 dilihat dari waktu kontak responden dengan pestisida dalam perhitungan jam perminggu sebanyak 2 responden (50%) keracunan ringan, tidak didapatkan hubungan antara masa kerja terhadap aktivitas cholinestrase diperoleh asymp Sig 0.350 dilihat dari masa kerja berkisar antara <5 tahun yaitu 3 responden (75%) keracunan ringan, tidak didapatkan hubungan antara cara melakukan penyemprotan terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.047 dilihat dari yang tidak sesuai sebanyak 3 responden (75%) keracunan ringan dan tidak didapatkan hubungan antara pemakaian alat pelindung diri terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.350 dilihat dari tidak lengkap sebanyak 3 responden (100%) keracunan ringan. Kata Kunci : Alat Pelindung Diri, Cara penyemprotan, Cholinestrase, lama paparan, Pestisida