Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal ABM Mengabdi

Laporan Keuangan pada Lembaga Amil Zakat Istutik Istutik; Fera Tjahyani
Jurnal ABM Mengabdi Vol 1 (2014): Desember
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil penelitian terhadap lembaga amil zakat (LAZ) di kota Malang dalam tahun 2012 menunjukkan bahwa pengelola LAZ belum memiliki pemahaman tentang bagaimana bentuk dan komponen laporan keuangan LAZ yang diatur dalam standar akuntansi keuangan syariah PSAK 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Laporan keuangan yang disusun selama ini lebih ditujukan untuk memberikan informasi tentang arus kas saja, sementara laporan arus kas hanya salah satu dari lima komponen laporan keuangan. Hal ini didukung juga dengan hasil interview ulang dengan LAZIS Sabilillah dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), kedua LAZ tersebut memiliki permasalahan dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan bentuk dan komponen yang dituangkan dalam PSAK 109. Dengan demikian melalui program IbM dua LAZ di Malang, LAZIS Sabilillah dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mampu menerbitkan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan syariah PSAK 109 dengan mudah dan cepat sebagai bentuk pertanggungjawaban ke masyarakat luas sehingga meningkatkan kepercayaan muzakki untuk menyerahkan zakatnya ke LAZ. Peningkatan dana ZIS yang diterima oleh LAZ akan meningkatkan jumlah dana yang distribusikan ke masyarakat mustahiq.
IbM Pengusaha Jamu Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Fera Tjahyani; Nevi Danila
Jurnal ABM Mengabdi Vol 3 (2016): Desember
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui program IbM Pengusaha Jamu ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui peningkatkan produktivitas produk dan variasi produk yang akan dihasilkan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah: (1) Keterbatasan mesin penggilingan yang berkapasitas kecil sehingga hasil produksi tidak dapat memenuhi permintaan dari consume; (2) Penyediaan meja, kompor, panci dan saringan dan ember; (3) Pengusaha jamu tidak melakukan pencatatan keluar masuknya uang hasil usaha karena mereka tidak mengerti dan memahami betapa pentingnya melakukan pencatatan tersebut; (4) Pelatihan Pengemasan produk dan pemberian label belum dilakukan sehingga tampilan dari botol jamu tersebut menjadi kurang menarik. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah adalah: (1) Dengan melakukan penambahan peralatan mesin penggilingan jamu, meja, penambahan peralatan berupa kompor gas dengan 2 tungku, tabung gas 3 kg, panci stainless dengan ukuran yang besar, saringan stenless dan ember plastik; (2) Melakukan pemberian pelatihan cara pencatatan keuangan serta pelatihan packaging produk; (3) Hasil Program IbM ini nanti akan disebarluaskan ke masyarakat melaui artikel dan dipublikasi pada jurnal/majalah Nasional; dan (4) Pembuatan laporan. Dari hasil kegiatan yang sudah dilakukan maka sudah dilakukan: (1) Penyerahan mesin penggilingan jamu; (2) Penyerahan meja, kompor, panci dan saringan dan ember; dan (3) Pelatihan akuntansi untuk mencatat keluar masuknya uang hasil usaha serta pelatihan pengemasan dan pemberian label.