Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOTA BATIK DI PEKALONGAN BUKAN JOGJA BUKAN SOLO Elok Rachmawati Mangkulla; Elizabeth Widiati Pertiwi
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.66

Abstract

Berbicara tentang city branding adalah bagaimana suatu kota memiliki sebuah identitas khusus yang berbeda dan tentunya tidak dimiliki kota lain. Di dalam kajian ilmukomunikasi menekankan pada suatu pembahasan mengenai persepsi yang dihasilkan daripengalaman dan informasi melalui berbagai saluran media, sehingga city branding inibergantung pada city image. Jika seseorang ingin mendatangi suatu tempat karena persepsidan image terhadap tempat tersebut maka persepsi yang dihasilkan pada akhirnya jugadigunakan untuk mendukung tujuan-tujuan lain dari city branding. City branding adalahbagian dari sebuah merek tempat yang berlaku untuk kota tunggal atau wilayahkeseluruhan dari sebuah kota atau negara. Proses penerapan city branding di Pekalongantelah dilakukan secara bertahap. Hal ini dapat terlihat dari program strategi yangdilakukan secara terpadu dan paralel pada semua aspek yang dapat memperkuat brandingKota Pekalongan itu sendiri yaitu pengembangan dan partisipasi penduduk lokal, lansekap,infrastruktur, pelayanan, dan promosi kota.