Samuel Cornelius Kaha
Pendeta GPIB dan Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dialog Sebagai Kesadaran Relasional Antar Agama: Respons Teologis Atas Pudarnya Semangat Toleransi Kristen-Islam Di Indonesia Samuel Cornelius Kaha
Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja Vol 4 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/ja.v4i2.165

Abstract

Isu pudarnya toleransi antarumat beragama di dalam kehidupan bangsa Indonesia yang majemuk masih menjadi isu yang penting untuk diselesaikan. Fakta membuktikan bahwa kalangan Kristen sering kali didiskreditkan dengan Islam radikal. Padahal, kemajemukan memanggil setiap warga negara untuk merayakan perbedaan. Pernyataan tesis dalam mengatasi masalah ini terlihat melalui peluang dialog yang muncul sebagai realitas praksis baru antaragama untuk hidup dalam keharmonisan. Dialog mendatangkan beragam dinamika dan relasi yang mungkin karena sifatnya yang mengubahkan dan menumbuhkan sehingga mewadahi pluralitas yang konkret. Bahkan, dialog dapat menjadi identitas sosial umat beragama di Indonesia yang majemuk ketika perhatian dialog tidak sebatas konsep ilmu kalam masing-masing agama melainkan bentuk yang lebih transformatif. Berkaitan dengan itu beberapa pemikir teori kerukunan antar umat beragama menunjukkan urgensi dan implikasi dari pendekatan dialog mengatasi intoleransi. Khususnya, dalam konteks kehadiran Kristen dan Islam di Indonesia. Makalah ini mencoba mengimplikasikan konsepsi dialog sebagai pendekatan relasional Kristen dan Islam dalam rangka membangun hubungan antar umat beragama yang harmonis di Indonesia.