The younger generation is a crucial asset in national development, and therefore needs to be equipped with strong literacy skills and character to face the challenges of globalization and the development of information technology. The high internet penetration in Indonesia, particularly among teenagers, has not been fully matched by adequate digital literacy skills. This leaves the younger generation vulnerable to misinformation, hoaxes, exposure to negative content, and various digital ethics issues such as cyberbullying. Therefore, systematic efforts are needed to improve literacy and instill positive character values in the younger generation. This Community Service (PM) activity aims to improve literacy skills and strengthen the character of the younger generation through literacy training and character education. The methods used in this activity include material delivery, interactive discussions, and practical activities aimed at increasing participants' understanding of information literacy, digital literacy, and the importance of character values in everyday life. The results of the activity indicate that participants gained an increased understanding of the importance of literacy, the ability to filter information more critically, and an awareness of the importance of ethics and character in the use of digital media. Thus, this literacy training and character building activity is expected to be one of the efforts in forming a young generation that is intelligent, critical, and has a positive character.Generasi muda merupakan aset penting dalam pembangunan bangsa sehingga perlu dibekali dengan kemampuan literasi yang baik serta karakter yang kuat untuk menghadapi tantangan di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Tingginya penetrasi internet di Indonesia, khususnya pada kalangan remaja, belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Kondisi ini menyebabkan generasi muda rentan terhadap misinformasi, hoaks, paparan konten negatif, serta berbagai permasalahan etika digital seperti cyberbullying. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang sistematis untuk meningkatkan literasi sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter positif pada generasi muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi serta memperkuat karakter generasi muda melalui pelatihan literasi dan edukasi karakter. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta kegiatan praktik yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai literasi informasi, literasi digital, serta pentingnya nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pentingnya literasi, kemampuan dalam menyaring informasi secara lebih kritis, serta kesadaran terhadap pentingnya etika dan karakter dalam penggunaan media digital. Dengan demikian, kegiatan pelatihan literasi dan penguatan karakter ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, serta berkarakter positif.