Yogi Yusuf Wibisono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Proyek Pengembangan Sistem Informasi Yogi Yusuf Wibisono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem informasi menjadi sangat penting seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas di dalam perusahaan, serta semakin tingginya tuntutan terhadap keakuratan dan kecepatan aktivitas. Tahapan pengembangan sistem informasi meliputi perencanaan, analisis, desain, dan konstruksi. Tahap perencanaan menghasilkan beberapa area bisnis, tiap area bisnis akan diidentifikasi proses bisnis dan sistem-sistem informasi yang dibutuhkan pada area tersebut, sistem informasi yang diidentifikasi akan didesain pada tahap desain, dan selanjutnya dibangun suatu sistem informasi. Sangatlah sulit jika perusahaan harus mengembangkan seluruh sistem informasi secara bersamaan dikarenakan kebutuhan terhadap sumber yang sangat besar. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, perusahaan akan membuat prioritas dan memutuskan area mana yang akan dibangun terlebih dahulu.Tahap perencanaan yang dilakukan di PT. X menghasilkan beberapa area bisnis, yaitu: keuangan, akuntansi, perencanaan dan pengendalian produksi, produksi, pembelian, penjualan, dan sumber daya manusia. Ada beberapa kriteria yang dipertimbangkan dalam penyusunan prioritas pengembangan area bisnis, kriteria-kriteria tersebut adalah: benefit (pencapaian faktor kunci keberhasilan, pencapaian sasaran, solusi terhadap masalah), permintaan (tekanan permintaan dari pimpinan, kebutuhan), dampak organisasional, kesuksesan (derajat kompleksitas, panjang proyek, resiko), kebutuhan sumber (kebutuhan dana, ketersediaan analis). Tidaklah mudah menangani kriteria yang majemuk, bersifat kuantitatif maupun kualitatif, dan saling bertentangan, sehingga dibutuhkan suatu tool yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang mempertimbangkan kriteria-kriteria tersebut.Salah satu tool yang dapat digunakan adalah analytical hierarchy process (AHP). Penerapan AHP dalam membantu pengambilan keputusan pemilihan area bisnis memberikan bobot kriteria sebagai berikut: benefit [0.515] (pencapaian faktor kunci keberhasilan [0.172], pencapaian sasaran [0.172], solusi terhadap masalah [0.172]), permintaan [0.057] (tekanan permintaan dari pimpinan [0.009], kebutuhan [0.0.047]), dampak organisasional [0.084], kesuksesan [0.16] (derajat kompleksitas [0.086], panjang proyek [0.026], resiko [0.048]), kebutuhan sumber [0.186] (kebutuhan dana [0.148], ketersediaan analis [0.037]). Sementara untuk alternatif (area bisnis) mempunyai bobot prioritas sebagai berikut: perencanaan strategis [0.134], peramalan [0.129], pemrosesan order [0.132], pembelian [0.084], produksi dan persediaan [0.297], penjualan [0.121], dan sumber daya manusia [0.09]. Dari hasil di atas area bisnis produksi dan persediaan mempunyai tingkat kepentingan yang paling tinggi dibandingkan dengan area bisnis lainnya. Area tersebut dapat dipertimbangkan untuk dikembangkan sistem informasinya terlebih dahulu.Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, Anlaytical Hierarchy Process, Perencanaan Sistem Informasi
Pemilihan Portfolio Proyek Berdasarkan Kriteria Strategi dengan Bantuan Sistem Pendukung Keputusan Yogi Yusuf Wibisono; I. G. A. Happy Trindira W.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan portofolio proyek sudah sama pentingnya dengan pemilihan portofoliobisnis karena berkaitan dengan alokasi sumber perusahaan yang terbatas, proyek yangterpilih akan menentukan posisi perusahaan dimasa datang. Begitu pentingnya pemilihanportofolio proyek maka aktivitas ini harus dijalankan dengan baik yaitu yang dapatmemberikan performansi portofolio yang sesuai dengan strategi, nilai portofolio yangoptimal, jumlah proyek yang cukup, dan adanya keseimbangan. Untuk menghasilkanportofolio yang sesuai dengan strategi, pendekatan strategi dapat digunakan untukmengarahkan pengambil keputusan memilih portofolio proyek yang benar-benar sesuaidengan strategi di perusahaan. Pelaksanaan aktivitas ini dapat dibantu dengan sistempendukung keputusan.Kata kunci: proyek, portofolio proyek, pemilihan portofolio proyek, pendekatan strategi,dan sistem pendukung keputusan.