Budhi Indrawijaya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK LDPE SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT UNTUK PEMBUATAN PAVING BLOK BETON Budhi Indrawijaya
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.734 KB) | DOI: 10.32493/jitk.v3i1.2594

Abstract

Konsumsi plastik dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga limbah plastik yang dihasilkan juga akan semakin meningkat. Salah satu alternatif daur ulang plastik yang potensial adalah digunakan untuk produksi bahan konstruksi, yaitu untuk produksi paving blok beton. Plastik yang mempunyai karakterik tahan lama, tahan korosi, isolator yang baik untuk dingin, panas, dan kedap suara, hemat energi, ekonomis, memiliki umur pakai yang panjang, dan ringan sangat berpotensi untuk digunakan dalam pembuatan paving blok beton. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kondisi terbaik untuk memperoleh paving blok beton yang dibuat menggunakan komposit limbah plastik LDPE. Pada penelitian ini limbah plastik jenis LDPE digunakan untuk pembuatan paving blok beton digunakan sebagai pengganti agregat beton. Paving blok beton dibuat dari campuran bahan dengan komposisi semen : pasir : agregat kasar = 1:1,5:3. Kandungan limbah plastik sebagai agregat beton digunakan untuk menggantikan pasir dan jumlahnya divariasikan mulai dari 0, 10, 20, 30, 40 dan 50% dari kandungan pasir. Sebagai parameter uji adalah uji densitas dan uji kuat tekan akan ditentukan setelah masa curing 7, 14 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan uji kuat tekan yang terbaik pada penambahan 10% limbah plastik yaitu 23,81 MPa sesuai dengan standar mutu B SNI 03-0691-1996. Kata kunci: agregat, bahan konstruksi, beton, kuat tekan , paving blok
BRIKET BAHAN BAKAR DARI AMPAS TEH DENGAN PEREKAT LEM KANJI Budhi Indrawijaya
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.563 KB) | DOI: 10.32493/jitk.v3i1.2597

Abstract

Limbah ampas teh banyak dihasilkan dari perusahaan yang berkembang dalam bidang pengolahan minuman teh ready to drink. Ampas teh yang merupakan hasil dari ekstraksi biasanya hanya dibuang begitu saja, atau paling tidak digunakan untuk pembuatan pupuk organik. Sebenarnya ampas teh dapat dijadikan alternatif lain  salah satunya yakni dapat digunakan sebagai pembuatan bahan bakar dengan cara dibuat menjadi briket bahan bakar. Proses yang dilakukan seperti pengeringan ampas teh dapat dikeringkan di bawah sinar matahari dan juga dibakar di dalam suatu wadah, kemudian digiling dan disaring dan dicampurkan dengan lem kanji. Campuran kemudian dipadatkan secara manual agar proses dapat diaplikasikan dalam keseharian (rumah tangga). Briket ini dikeringkan bisa dengan cara dijemur atau di dalam oven suhu ±1100C selama 1 jam. Penelitian ini menghasilkan briket dengan kadar air yang rendah sebesar 4,69%, kadar abu terendah sebesar 2,1%, dan nilai kalor yang paling mendekati standar sebesar 3960,69 cal/g. Kata kunci: briket, kadar air, kadar abu, bom kalori