Ursula Damayanti
Universitas Tridinanti Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS HARGA POKOK DAN KELAYAKAN USAHATANI CABAI MERAH (Capsium annum L. ) DI DESA TANJUNG BARU KECAMATAN INDRALAYA UTARA KABUPATEN OGAN ILIR Ursula Damayanti; Eka Nopi Aktiva
AGRONITAS Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Imu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v3i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya produksi, pendapatan dan harga pokok usahatani cabai merah di daerah penelitian. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive yaitu dipilih berdasarkan pertimbangan daerah tersebut mayoritas masyarakat menanam cabai merah. Daerah penelitian ditentukan di Desa Tanjung Baru Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Metode penentuan sampel petani cabai merah keriting di Desa Tanjung Baru dilakukan dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel petani contoh cabai merah keriting sebanyak 32 petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani responden di Desa Tanjung Baru Kecamatan Indralaya Utara mengeluarkan rata-rata total biaya produksi sebesar Rp 14.394.525,- per luas garapan (0,6 ha) atau Rp 23.990.874,5,- per hektar. Penerimaan petani dipengaruhi oleh harga cabai merah keriting yang dijual oleh petani. Harga cabai merah keriting di daerah penelitian pada tingkat petani sebesar Rp 20,248,-/Kg. Rata-rata penerimaan yang didapat oleh petani contoh yaitu Rp28.408.531,- atau sebesar Rp.47.247.551,6,- per hektar dengan rata-rata nilai pendapatan diperoleh sebesar Rp 14.014.006,- atau Rp23.356.676,6,- per hektar. Besarnya Nilai R/C ratio usahatani cabai merah di daerah penelitian adalah sebesar 1,97 atau > 1,. Dilihat dari besarnya harga pokok cabai sebesar Rp 10.326,06 dan R/C sebesar 1,97 , maka usahatani cabai menguntungkan dan layak untuk diusahakan di daerah penelitian.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN USAHATANI PADI (Oryza sativa) PETANI PEMILIK PENGGARAP DAN PETANI PENYAKAP (STUDI KASUS DI DESA PELABUHAN DALAM KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR) Ursula Damayanti
AGRONITAS Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v4i1.387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, keuntungan serta hubungan dengan garis kemiskinan Petani Padi (Oryza Sativa) Pemilik Penggarap dan Petani Penyakap, di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive yaitu dipilih berdasarkan pertimbangan daerah tersebut mayoritas masyarakat berusahatani padi sawah lebak. Sampel dalam penelitian adalah 16 petani pemilik penggarap dan 16 petani petani penyakap secara Disprotioned Stratified Random Sampling . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui pendapatan, keuntungan petani padi dalam satu kali musim tanam, dan tingkat kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan usahatani padi pada petani pemilik penggarap sebesar Rp12.164.943 Ha/Mt dan rata-rata pendapatan petani penyakap sebesar Rp11.580.930 Ha/Mt. Hasil dari analisis uji beda menunjukkan bahwa nilai t hitung (3.763) lebih besar daripada t tabel (1,697), maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya adalah terdapat perbedaan pendapatan petani pemilik penggarap dan petani penyakap di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Tingkat pendapatan usahatani padi petani pemilik penggarap dan petani penyakap sudah dikatakan layak atau menguntungkan dimana R/C petani penggarap sebesar 3,75 dan petani penyakap R/C sebesar 2,63. Bila dibandingkan batas garis kemiskinan per kapita per bulan di tingkat Desa yaitu sebesar Rp 322.325, maka rata-rata pendapatan petani pemilik penggarap di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir sebesar Rp 337.915/Kapita/Bln digolongkan tidak miskin dan petani penyakap di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir sebesar Rp 268.175/Kapita/Bln digolongkan miskin.