Jufrinaldi Jufrinaldi
Universitas Pamulang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SINTESIS & KARAKTERISASI NANO KALSIUM DARI LIMBAH TULANG AYAM BROILER DENGAN METODE PRESIPITASI Lourenty First; Laura Ryan Dias Septaningrum; Kinanti Pangestuti; Jufrinaldi Jufrinaldi; Rizki Hidayat; Desi Khosilawati
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol 3, No 2 (2019): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.54 KB) | DOI: 10.32493/jitk.v3i2.3544

Abstract

Di Indonesia tingkat konsumsi ayam broiler sangat tinggi dan limbah tulang ayam yang dihasilkan tidak dimanfaatkan, kandungan kalsium pada tulang ayam sekitar 69% dalam bentuk kalsium fosfat dan dapat dimanfaatkan sebagai Nano kalsium sehingga terabsorbsi dengan sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah tulang ayam sebagai sumber kalsium. Tahapan dari penelitian ini dimulai dari tahap preparasi sampel tulang ayam dibersihkan dan dikeringkan dibawah sinar matahari selama 3 hari. Proses dekolagenasi dengan larutan KOH 4% selama 48 jam untuk menghilangkan kolagen, selanjutnya dihancurkan menjadi tepung dan diuji kadar logamnya dengan ICP EOS-AAS. Pada tahap Presipitasi, sampel diekstraksi dengan larutan HCl 1N selama 1, 1,5 dan 2 jam pada suhu 90oC. Larutan ekstraksi difiltrasi dan dipresipitasi dengan NaOH 3N untuk mendapatkan endapan. Endapan didekantasi dan dinetralisasi dengan aquadest untuk mendapatkan endapan. Endapan tersebut dikeringkan dengan oven dan di abukan pada suhu 600oC selama 2 jam untuk mendapatkan serbuk kalsium. Dari penelitian ini diperoleh hasil terbaik pada ekstraksi 2 jam dengan rendemen sebesar 14.97%. Hasil pengukuran dengan alat SEM pada perbesaran 10,000x menunjukkan ukuran partikel sebesar 200-1000nm yang mengindikasikan serbuk sudah menjadi nano. Dari karakterisasi tersebut terlihat bahwa tulang ayam memiliki potensi sebagai sumber kalsium dengan ukuran nano pada waktu ekstraksi 2 jam.
ISOLASI SELULOSA DARI BAGAS TEBU MELALUI PEMANASAN IRADIASI GELOMBANG MIKRO Jufrinaldi Jufrinaldi
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.319 KB) | DOI: 10.32493/jitk.v2i2.1683

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia, bagas tebu berpotensi sebagai sumber alternatif selulosa karena jumlahnya yang melimpah. Bagas tebu merupakan hasil samping dari proses pembuatan gula yang mengandung 40-50% selulosa dan 25-35% hemiselulosa. Selulosa berpotensi dikembangkan menjadi salah satu bahan baku kimia terbarukan. Potensi tersebut ditunjang dengan sifatnya yang biokompatibilitas, dan sifat ramah lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan selulosa melalui proses likuifaksi, delignifikasi dan pemutihan menggunakan pemanas gelombang iradiasi mikro. Isolasi selulosa dari bagas tebu memanfaatkan pemanasan iradiasi gelombang mikro selama 18 menit. Isolat selulosa yang dihasilkan menunjukkan rendemen sebesar 38.57% dengan kadar α-selulosa dan hemiselulosa berturut-turut adalah 78.46% dan 18.65%. Keberhasilan proses isolasi juga dapat dilihat dari spektrum FTIR bagas tebu dan isolat selulosa. Hasil spektrum selulosa menunjukkan pengurangan serapan gugus guasil dam siringil, dan peningkatan serapan gugus β-selulosa. Pencirian isolat selulosa juga dilakukan menggunakan DSC dan SEM yang menunjukkan keberhasilan proses isolasi selulosa. Pemanasan menggunakan gelombang irradiasi mikro dapat mengurangi waktu proses. Hal ini mengindikasikan bahwa gelombang irradiasi mikro dapat diaplikasikan untuk efektivitas waktu proses. Kata kunci : sellulosa, isolasi, gelombang irradiasi mikro, bagas tebu
MODIFIKASI PATI TALAS KIMPUL (XANTHOSOMA SAGITTIFOLIUM) UNTUK BAHAN PENGENTAL MAKANAN Didik Iswadi; Ahmad Wibisana; Jufrinaldi Jufrinaldi
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol 3, No 2 (2019): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.052 KB) | DOI: 10.32493/jitk.v3i2.3542

Abstract

Pati  alami memiliki  kelemahan untuk dapat diaplikasikan  di industri. Maka dari itu dibutuhkan modifikasi dalam upaya mempertinggi pemakaian dari  pati  tersebut,  langkah yang dilakukan dengan  membuat modifikasi untuk  struktur  pati. Penelitian yang dilakukan ini mempunyai tujuan  dalam  mendapatkan pati termodifikasi  dengan kata lain pati  ikat  silang  fosfat.  Pati dengan ikat silang fosfat dibuat dengan mereaksikan pati talas kimpul dengan monosodium fosfat. Untuk memperoleh kondisi proses yang optimal maka pada penelitian ini dilakukan optimasi terhadap variabel-variabel yang berpengaruh terhadap karakteristik pati termodifikasi yang dihasilkan. Rancangan percobaan menggunakan metode one factor at a time dengan variabel yang digunakan meliputi:  konsentrasi monosodium fosfat 0,5; 1,0; 1,5; 2,0 dan 2,5% ; lama reaksi (20, 30, 40, 50 dan 60 menit). Karakterisasi sifat fisikokimia dari pati monosodium fosfat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 20% dan lama reaksi pada pati monosodium fosfat yang terbaik yaitu 60 menit yang mempunyai nilai kadar pati 32,17%, kadar air 9,42%, kejernihan pasta 2,39%, nilai solubility 4,03%  dan nilai swelling power sebesar 2,45%, kejernihan pasta 13,23% dan freeze-thaw stability 0,70%.