Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI PROSES

EFEK SEDATIF SENYAWA LINALOOL DARI EKSTRAKSI BIJI KETUMBAR SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF NON-FARMAKOLOGI Apriliana Dwijayanti; Safril Kartika
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 11 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v11i1.12848

Abstract

Ketumbar biasa digunakan sebagai bahan rempah rumah tangga. Komposisi minyak ketumbar adalah 60-70% senyawa linalool. Senyawa linalool mempunyai efek sedatif sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan penyakit psikis. Telah dilakukannya ekstraksi linalool pada minyak biji ketumbar dan uji pengaruh efek sedatifnya diharapkan dapat menaikkan nilai jual biji ketumbar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif dari senyawa linalool yang diekstrak dari biji ketumbar. Senyawa linalool diekstrak dari biji ketumbar, kemudian pelarut dipisahkan menggunakan distilasi uap. Ekstrak yang diperoleh dianalisis jumlah rendemen, densitas, kadar linalool menggunakan GC-FID dan gugus fungsi menggunakan FTIR. Penentuan efek sedatif dilakukan dengan mengontakkan konsentrasi linalool 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 ppm dengan sejumlah ikan dalam media akuarium. Dari percobaan ekstraksi linalool dihasilkan yield sebesar 32%, densitas 0,867 gr/ml, dan kadar linalool pada ekstrak minyak ketumbar sebesar 35,58%. Kadar linalool 300 ppm memiliki waktu sedatif tercepat 15,12 menit dengan waktu sadar terlama 17,01 menit.
EFEK SEDATIF SENYAWA LINALOOL DARI EKSTRAKSI BIJI KETUMBAR SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF NON-FARMAKOLOGI Apriliana Dwijayanti; Safril Kartika
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 11 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v11i1.12848

Abstract

Ketumbar biasa digunakan sebagai bahan rempah rumah tangga. Komposisi minyak ketumbar adalah 60-70% senyawa linalool. Senyawa linalool mempunyai efek sedatif sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan penyakit psikis. Telah dilakukannya ekstraksi linalool pada minyak biji ketumbar dan uji pengaruh efek sedatifnya diharapkan dapat menaikkan nilai jual biji ketumbar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif dari senyawa linalool yang diekstrak dari biji ketumbar. Senyawa linalool diekstrak dari biji ketumbar, kemudian pelarut dipisahkan menggunakan distilasi uap. Ekstrak yang diperoleh dianalisis jumlah rendemen, densitas, kadar linalool menggunakan GC-FID dan gugus fungsi menggunakan FTIR. Penentuan efek sedatif dilakukan dengan mengontakkan konsentrasi linalool 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 ppm dengan sejumlah ikan dalam media akuarium. Dari percobaan ekstraksi linalool dihasilkan yield sebesar 32%, densitas 0,867 gr/ml, dan kadar linalool pada ekstrak minyak ketumbar sebesar 35,58%. Kadar linalool 300 ppm memiliki waktu sedatif tercepat 15,12 menit dengan waktu sadar terlama 17,01 menit.