Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

UJI ANTI BAKTERI EKSTRAK JAHE MERAH PADA SABUN PADAT Apriliana Dwijayanti
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol 4, No 1 (2020): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitk.v4i1.3799

Abstract

Sabun transparan merupakan salah satu jenis sabun padat. Dengan penambahan ekstrak Jahe Merah diharapkan dapat meningkatkan manfaat dari sabun transparan. Kandungan senyawa pada jahe merah diketahui dapat memberikan aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses serta formulasi pembuatan sabun padat transparan menggunakan basis minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil) dengan penambahan ekstrak Jahe merah dan pengaruhnya terhadap karakteristik sabun. Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan ekstrak jahe merah sebesar A= 0 % B = 1 % C = 2 % dan D = 3%. (wt/wt) Dari total basis sabun. Parameter yang diamati diantaranya adalah Transparansi, kadar air, pH dan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia Coli. Hasil pengujian transparansi sabun menunjukkan sabun tanpa penambahan ekstrak jahe lebih transparan dengan kadar air paling kecil yaitu 10,1895 %. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan perbedaan yang signifikan dari zona hambat yang terbentuk dari kedua bakteri, Zona hambat sabun A, B, C ,D  terhadap bakteri S. aureus yaitu 14mm, 16mm, 19mm, (Daya hambat kuat) dan 22mm (Daya hambat sangat kuat), dan terhadap E. Coli yaitu 13mm, 14mm, 16mm, dan 18mm (Daya hambat kuat).
Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga Melalui Pembentukan Home Industry Sabun Pencuci Lantai Berbahan Dasar Limbah Minyak Jelantah Sumiati Sumiati; Tb. Ai Munandar; Arifina Febriasari; Suryaman Suryaman; Sulasno Sulasno; Apriliana Dwijayanti
Al-Khidmat Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v2i1.5004

Abstract

Minyak goreng merupakan kebutuhan sehari sehari yang digunakan oleh ibu rumah tangga untuk keperluan memasak, namun masyarakat belum menyadari bahwa minyak goreng yang sudah tidak digunakan dapat dimanfaatkan menjadi produk rumah tangga, dimana jumlah minyak jelantah (minyak bekas) tanpa disadari jumlah melimpah, sehingga dengan permasalahan yang ada, maka minyak jelantah tersebut dapat berubah pemanfaatan menjadi sabun pencuci lantai berbahan dasar limbah minyak jelantah. Banyak minyak Jelantah (minyak bekas) tidak digunakan atas pemanfaatan yang ada, sehingga dapat memanfaatkan limbah minyak jelantah tersebut menjadi produk rumah tangga seperti sabun pencuci lantai. Disatu sisi, pada umumnya masyarakat belum produktif secara ekonomi,sulit menumbuhkan jiwa berwirausaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Pada umumnya masyarakat masih beranggapan bahwa bekerja pada suatu perusahaan merupakan hal yang sangat luar biasa, sehingga dengan paradigma masyarakat beranggapan bekerja disuatu perusahaan, merupakan suatu hal yang luar biasa, maka banyak sekali terjadi penggangguran. Tanpa disadari dampak dari pengangguran sangat terasa, dimana banyak terjadi tindakan kriminal yang terjadi pada lingkungan, sehingga untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan seperti pemberdayaan masyarakat untuk kemanadiran perekonomian masyarakat berbasis pelatihan, pelatihan pelatihan itu dilakukan proses mendeversifikasi minyak jelantah menjadi produk rumah tangga, seperti superpell. Sehingga dengan pelatihan pelatihan yang diberikan ke masyarakat diharapkan masyarakat dapat lebih produktif secara ekonomi meliputi segi produksi dan manajemen usaha, selain itu dapat membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan masyarakat dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir sofskill dan hardskill, metode yang akan digunakan dalam pencapaian tujuan tersebut dengan memberikan pelatihan pendidikan kewirausahaan, mendorong home industri, dan membantu dalam hal pemasaran produk . Sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan dapat meciptakan lapangan pekerjaan, sehingga kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.
EFEK SEDATIF SENYAWA LINALOOL DARI EKSTRAKSI BIJI KETUMBAR SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF NON-FARMAKOLOGI Apriliana Dwijayanti; Safril Kartika
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 11 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v11i1.12848

Abstract

Ketumbar biasa digunakan sebagai bahan rempah rumah tangga. Komposisi minyak ketumbar adalah 60-70% senyawa linalool. Senyawa linalool mempunyai efek sedatif sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan penyakit psikis. Telah dilakukannya ekstraksi linalool pada minyak biji ketumbar dan uji pengaruh efek sedatifnya diharapkan dapat menaikkan nilai jual biji ketumbar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif dari senyawa linalool yang diekstrak dari biji ketumbar. Senyawa linalool diekstrak dari biji ketumbar, kemudian pelarut dipisahkan menggunakan distilasi uap. Ekstrak yang diperoleh dianalisis jumlah rendemen, densitas, kadar linalool menggunakan GC-FID dan gugus fungsi menggunakan FTIR. Penentuan efek sedatif dilakukan dengan mengontakkan konsentrasi linalool 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 ppm dengan sejumlah ikan dalam media akuarium. Dari percobaan ekstraksi linalool dihasilkan yield sebesar 32%, densitas 0,867 gr/ml, dan kadar linalool pada ekstrak minyak ketumbar sebesar 35,58%. Kadar linalool 300 ppm memiliki waktu sedatif tercepat 15,12 menit dengan waktu sadar terlama 17,01 menit.
EFEK SEDATIF SENYAWA LINALOOL DARI EKSTRAKSI BIJI KETUMBAR SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF NON-FARMAKOLOGI Apriliana Dwijayanti; Safril Kartika
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 11 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v11i1.12848

Abstract

Ketumbar biasa digunakan sebagai bahan rempah rumah tangga. Komposisi minyak ketumbar adalah 60-70% senyawa linalool. Senyawa linalool mempunyai efek sedatif sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan penyakit psikis. Telah dilakukannya ekstraksi linalool pada minyak biji ketumbar dan uji pengaruh efek sedatifnya diharapkan dapat menaikkan nilai jual biji ketumbar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif dari senyawa linalool yang diekstrak dari biji ketumbar. Senyawa linalool diekstrak dari biji ketumbar, kemudian pelarut dipisahkan menggunakan distilasi uap. Ekstrak yang diperoleh dianalisis jumlah rendemen, densitas, kadar linalool menggunakan GC-FID dan gugus fungsi menggunakan FTIR. Penentuan efek sedatif dilakukan dengan mengontakkan konsentrasi linalool 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 ppm dengan sejumlah ikan dalam media akuarium. Dari percobaan ekstraksi linalool dihasilkan yield sebesar 32%, densitas 0,867 gr/ml, dan kadar linalool pada ekstrak minyak ketumbar sebesar 35,58%. Kadar linalool 300 ppm memiliki waktu sedatif tercepat 15,12 menit dengan waktu sadar terlama 17,01 menit.
PENILAIAN DAMPAK LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESMENT (LCA) PADA INDUSTRI TAHU KAMPUNG JANGKAR KULON, CILEGON BANTEN Kartika Wardana, Safril; Cucikodana, Yunita; Almaniar, Siska; Dwijayanti, Apriliana; Maulana, Fahri; Muhlisoh, Naja Asyifaul
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2024
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v13i2.16429

Abstract

Tahu adalah makanan yang paling banyak diproduksi dan dikonsumsi di kalangan masyarakat Indonesia. Di balik itu, industri ini memberi efek terhadap keberlangsungan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, diperlukan analisis siklus hidup produk atau life cycle assessment untuk mengurangi dampaknya. Penelitian menggunakan metode analisis life cycle assessment dengan software Open LCA 1.11.0 dan menggunakan pendekatan cradle-to-gate yang bertujuan khusus pada pengolahan bahan baku. Tujuan penelitian untuk mengkaji dampak lingkungan dari tahu proses produksi di Kampung Jangkar Kulon, Cilegon. Tahapan penelitian ini berdasarkan SNI ISO-14040, analisis dampak lingkungan dilakukan dengan menggunakan database agribalyse CML-IA Baseline. Hasil penelitian menunjukkan nilai dari 6 dampak lingkungan yang dihasilkan yaitu acidification (0,01228  kgSO2-eq),  eutrophication,  (0,01641  kgPO4-eq), Potential (GWP 100a), ozone layer depletion (ODP) (2,49525 kgCFC-11eq), fresh water aquatic ecotox (0,35351 kg1,4Dbeq) dan            abiotic depletion (fossil fuels) (12,32132 MJ). Proses  yang memberikan kontribusi terbesar terhadap dampak lingkungan dari pabrik tahu Jangkar Kulon, Cilegon adalah proses pembakaran bahan bakar (kayu bakar) dan pengelolaan limbah cair.