Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN PENDEKATAN CTL PADA MATERI ORGAN TUBUH MANUSIA DAN HEWAN UNTUK KELAS V SD Elsy Melia Syari
Ensiklopedia Education Review Vol 1, No 1 (2019): Volume 1 No.1 April 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v1i1.338

Abstract

Learning resources used in elementary schools in the form of textbooks are designed only to emphasize the delivery of knowledge so that it is less understood by students. Submission of material in the form of a long description makes learning not meaningful, because students are more interested in images than long descriptions. This study aims to develop teaching materials with a valid, practical and effective Contextual Teaching and Learning (CTL) approach used in the learning process. This type of research is development research. Teaching material with the CTL approach was developed using the 4D model. This model consists of 4 stages namely define, design, develop, and disseminate. The define stage is analyzing the curricurulum and analyzing students. At the design stage, the design of teaching materials is carried out using the CTL approach. At the develop stage the design of teaching materials with the CTL approach is validated by 6 validators. After the teaching materials with the CTL approach have been validated, a limited trial is then carried out. The limited test was carried out for 30 students of SDN 21 Sikapak Barat class V. The disseminate stage was not conducted. Based on the results of research conducted in the know that teaching materials with the CTL approach to the material of human and animal organs for elementary school class V declared valid by 6 validators. Based on limited trials, it is known that the use of teaching materials with the CTL approach is very practical for both teachers and students. Based on observations of activities, students are very active in the learning process. Student learning outcomes exceed the minimum limit. The conclusion of the study was that the teaching material with the CTL approach was declared valid with an average of 3.51, the teaching material was declared practical with an average of 93.43%, and the teaching material was declared effective with an average of 88.58%.
KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA SD NEGERI 12 CUBADAK MENTAWAI KOTA PARIAMAN Elsy Melia Syari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2786-2793

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya pelanggaran kedisiplinan belajar siswa SD Negeri 03 Padang Sago. Pelanggaran yang sering terjadi dapat meganggu proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran disiplin belajar siswa, upaya pihak sekolah dalam mengatasi pelanggaran disiplin belajar siswa, dan faktor penyebab siswa melakukan pelanggaran disiplin belajar siswa di SD Negeri 12 Cubadak Mentawai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan study documenter. Teknik analisis data dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kemudian menarik keimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) pelanggaran disiplin siswa yaitu terlambat datang kesekolah, tidak melaksanakan piket, tidak membuat PR, pakaian tidak lengkap, siswa keluar masuk kelas, alat tulis tidak lengkap, berjalan saat pembelajaran berlangsung, berbicara saat guru menerangkan dan menggunakan warna jilbab hitam. (2) Penyebab siswa melakukan pelanggaran disiplin ada dari Faktor internal yaitu malas belajar, bermain, tidak adanya kesadaran disiplin dalam diri. Faktor eksternal yaitu guru mengajar tidak menggunakan media,  tidak ada variasi dalam mengajar,  tugas yang diberikan oleh guru terlalu banyak, Perhatian guru kepada siswanya kurang, guru tidak bertanggung jawab atas kedisiplinan siswanya. (3) Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi pelanggaran yaitu menasehati, memberikan sanksi kepada siswa yang melanggar, memanggil orang tua murid, memajang atribut sikap disiplin yang harus dikembangkan siswa SD dalam kurikulum 2013 dan tata tertib belajar disekolah