Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemisahan Serum Dalam SST Terhadap Kadar Glukosa Penderita Diabetes Dwi Kartika Risfianty; Ni Made Evy Sintiya Dewi
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 2 No 2 (2020): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) juga dapat mengakibatkan resiko gangguan kognitif melalui gangguan pada pembuluh darah termasuk diantaranya pembuluh darah di otak. Tingginya kadar glukosa dalam darah penderita diabetes mellitus (DM) akan mempengaruhi fungsi kognitif penderita. Kadar gula darah normal pada saat puasa pada umumnya di kisaran <126 mg/ dl, sedangkan pada saat tidak puasa di kisaran <200 mg/dl. Kadar glukosa darah dapat diuji dengan menggunakan glucometer hingga menggunakan metode cross sectional. Serum Separator Tube (SST) ditandai dengan tabung berwarna kuning berisi gel separator yang berfungsi untuk memisahkan serum dan sel darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penyimpanan serum darah menggunakan SST selama 0 jam, 2 jam, 4 jam, 6 jam dan 8 jam setelah disentrifugasi. Sampel dari penelitian ini merupakan sampel serum darah penderita diabetes mellitus (DM) yang melakukan pemeriksaan di di Laboratorium Klinik RSUP Mataram. Berdasarkan uji statistik diperoleh hasil 95% dengan α 0,05% dan didapatkan hasil pemeriksaan kadar glukosa pada SST tetap stabil.