Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PROFIL THREAD RELIEF PADA TERHADAP FAKTOR KONSENTRASI TEGANGAN PADA CONNECTOR UNTUK PENGANGKATAN TUBING Donny Indarto; Mahfudz Huda
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 8 No 3 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i3.893

Abstract

Connector berulir pada tubing hanger running tool assembly digunakan untuk mengangkat dan memasang tubing hangerdan rangkaian pipa tubing pada sumur migas. Investigasi kegagalan patah pada Connector saat proses pengangkatan danpemasangan tubing di lapangan, mendapati bahwa zona dengan konsentrasi tegangan tinggi merupakan salah satu faktoryang sangat berpengaruh terhadap kegagalan patah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa besarnya tegangan dankonsentrasi tegangan profil thread relief radius dan profil thread relief non-radius/sudut pada Connector. Selain itu profilthread relief Connector yang memiliki konsentrasi tegangan lebih rendah dapat ditentukan, sehingga dapat mengurangiterjadinya resiko kegagalan. Percobaan dilakukan dengan menganalisa profil thread relief sudut 60º terhadap vertikal,maupun profil thread relief radius 0,762 mm. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga (FEM) sehinggadiperoleh faktor konsentrasi tegangan pada tiap profil. Uji tarik pada representasi tiap profil juga dilakukan padaspesimen. Penggunaan strain gage dengan presisi merekam nilai regangan aktual pada profil thread relief yang dikonversimenjadi mechanical properties. Mechanical properties tersebut kemudian dijadikan acuan untuk melakukan analisiselemen hingga sehingga diperoleh faktor konsentrasi tegangan pada tiap profil. Kedua hasil analisis dibandingkan dandari keduanya didapatkan pola atau trend yang sama, yaitu profil thread relief sudut memiliki faktor konsentrasi teganganyang lebih rendah.
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN PENERAPAN MANUFACTURING EXECUTION SYSTEMS DI LEVEL MENENGAH PADA PROSES MANUFACTURING DI SUATU EPC COMPANY Tri Whardana; Mahfudz Huda
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 7 No 3 (2017): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v7i3.914

Abstract

Salah satu dari beberapa masalah umum yang sering di hadapi oleh suatu EPC Company dalammegeksekusi phase engineering dan phase konstruksi, yaitu downtime, wasting time atauketerlambatan dalam proses distribusi/review/approval dari drawing, procedure, MTO dandokumen proyek lainnya. Untuk mengurangi masalah tersebut diperlukan sebuah sistem yang berintegrasiuntuk membantu setiap unit dan departemen untuk bekerja, memudahkan penyusunanhistorikal proyek dengan data yang akurat. Penelitian ini bertujaun untuk mengimplementasikandan menerapkan suatu system yang dapat membantu suatu proses manufakturing pada suatu EPCcompany dengan cara: “Meningkatkan Produktivitas Dengan Penerapan MES Di LevelMenengah Pada Proses Manufacturing di EPC Company”. Upaya meningkatkan produktifitasdengan penyederhanaan dari proses yang sudah berlangsung melalui sistem data base. PCMSadalah sebuah sistem sederhan yang mengintegrasikan satu departemen dengan departemenlainnya, meng-update serta menyediakan informasi selama proses produksi tersebut. Jumlah manhoursakan tercatat didalam sistem melalui Time Management Systems sebagai bagian dari PCMS.Semua data yang tersimpan di dalam sistem akan menjadi historical dari project tersebut yangnanti nya dapat di jadikan Benchmarking company untuk proses bidding atau proyek denganpekerjaan typical.
PENGARUH PROFIL THREAD RELIEF PADA TERHADAP FAKTOR KONSENTRASI TEGANGAN PADA CONNECTOR UNTUK PENGANGKATAN TUBING Donny Indarto; Mahfudz Huda
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 3 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i3.893

Abstract

Connector berulir pada tubing hanger running tool assembly digunakan untuk mengangkat dan memasang tubing hangerdan rangkaian pipa tubing pada sumur migas. Investigasi kegagalan patah pada Connector saat proses pengangkatan danpemasangan tubing di lapangan, mendapati bahwa zona dengan konsentrasi tegangan tinggi merupakan salah satu faktoryang sangat berpengaruh terhadap kegagalan patah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa besarnya tegangan dankonsentrasi tegangan profil thread relief radius dan profil thread relief non-radius/sudut pada Connector. Selain itu profilthread relief Connector yang memiliki konsentrasi tegangan lebih rendah dapat ditentukan, sehingga dapat mengurangiterjadinya resiko kegagalan. Percobaan dilakukan dengan menganalisa profil thread relief sudut 60º terhadap vertikal,maupun profil thread relief radius 0,762 mm. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga (FEM) sehinggadiperoleh faktor konsentrasi tegangan pada tiap profil. Uji tarik pada representasi tiap profil juga dilakukan padaspesimen. Penggunaan strain gage dengan presisi merekam nilai regangan aktual pada profil thread relief yang dikonversimenjadi mechanical properties. Mechanical properties tersebut kemudian dijadikan acuan untuk melakukan analisiselemen hingga sehingga diperoleh faktor konsentrasi tegangan pada tiap profil. Kedua hasil analisis dibandingkan dandari keduanya didapatkan pola atau trend yang sama, yaitu profil thread relief sudut memiliki faktor konsentrasi teganganyang lebih rendah.
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN PENERAPAN MANUFACTURING EXECUTION SYSTEMS DI LEVEL MENENGAH PADA PROSES MANUFACTURING DI SUATU EPC COMPANY Tri Whardana; Mahfudz Huda
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 7 No. 3 (2017): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v7i3.914

Abstract

Salah satu dari beberapa masalah umum yang sering di hadapi oleh suatu EPC Company dalammegeksekusi phase engineering dan phase konstruksi, yaitu downtime, wasting time atauketerlambatan dalam proses distribusi/review/approval dari drawing, procedure, MTO dandokumen proyek lainnya. Untuk mengurangi masalah tersebut diperlukan sebuah sistem yang berintegrasiuntuk membantu setiap unit dan departemen untuk bekerja, memudahkan penyusunanhistorikal proyek dengan data yang akurat. Penelitian ini bertujaun untuk mengimplementasikandan menerapkan suatu system yang dapat membantu suatu proses manufakturing pada suatu EPCcompany dengan cara: “Meningkatkan Produktivitas Dengan Penerapan MES Di LevelMenengah Pada Proses Manufacturing di EPC Company”. Upaya meningkatkan produktifitasdengan penyederhanaan dari proses yang sudah berlangsung melalui sistem data base. PCMSadalah sebuah sistem sederhan yang mengintegrasikan satu departemen dengan departemenlainnya, meng-update serta menyediakan informasi selama proses produksi tersebut. Jumlah manhoursakan tercatat didalam sistem melalui Time Management Systems sebagai bagian dari PCMS.Semua data yang tersimpan di dalam sistem akan menjadi historical dari project tersebut yangnanti nya dapat di jadikan Benchmarking company untuk proses bidding atau proyek denganpekerjaan typical.