Herald Setiadi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsolidasi Database Kependudukan Nasional Riana Kuswandi; Husni Fahmi; Haret Faidah; Herald Setiadi; Zainal Hasibuan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya teknologi telah membawa dampak yang sangat berarti terhadap cara manusiamempertukarkan data. Teknologi terbaru pada komunikasi data (wireless, satelit, fiberoptic, dll) dan juga padainfrastruktur teknologi informasi seperti jaringan, database, tools, maupun compiler-compiler software telahbanyak membawa beberapa keuntungan dalam hal efisiensi, efektifitas, dan keamanan data. Beberapa teknologipertukaran data seperti Web Services yang berbasiskan pada struktur data standar yang berbasiskan teksseperti XML sekarang menjadi isu penting dalam meminimalisasi kompleksitas pertukaran data antar databaseyang berbeda dan sistem operasi yang berbeda pula.Kaitannya dengan pertukaran data antara database yang berbeda dan sistem operasi yang berbeda, halpenting yang harus diperhatikan adalah keamanan data yang dipertukarkan.Aspek Confidentiality,Integrity, danjuga Avalaibility dari siatem harus tetap terjaga dengan baik sebelum, selama dan sesudah pertukaran data.Dengan makalah ini diharapkan pertukaran data antara database dan siatem operasi yang berbeda antaraaplikasi kependudukan dapat dilaksanakan dan data dapat dikonsolidasikan ke pusat dengan tetap terjagakeamanan dan konsistensinya.Kata kunci: Web services, XML, SOAP, Enkripsi, Dekripsi
MENUJU DEMOKRASI DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI Herald Setiadi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses demokrasi di Indonesia bertambah tahun bertambah warna. Pesona demokrasi membuat partisipasi partai politik bertambah dan berkurang silih berganti. Hal menarik ketika pesona demokrasi ini dilihat dalam pandangan bisnis, politik, dan rakyat. Dalam pandangan bisnis, pesta demokrasi banyak memberikan manfaat pada unit bisnis kecil hingga besar. Percetakan, spanduk, televisi, radio hingga artis banyak meraup keuntungan dari demokrasi ini. Tidak terkecuali dalam bidang teknologi informasi. Banyak sekali aplikasi teknologi informasi yang dibangun/menunjang proses demokrasi. Produk teknologi informasi ini bisa kita sebut edemocracy. Dalam konteks edemocracy, beberapa produk teknologi informasi diantaranya yang banyak dipakai adalah aplikasi quick count. Aplikasi ini bisa berupa SMS gateway,WAP, ataupun Web database application.Dalam pandangan politik golongan (partai atau caleg), teknologi informasi digunakan sebagai alat kampanye dan propoganda. Pengumpulan massa maupun anggota banyak dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi. Produk teknologi informasi yang banyak dipakai untuk kepentingan politik biasanya dalam bentuk portal , chatting, email, blog dan juga bisa berupa aplikasi SMS gateway. Dari pandangan rakyat, proses demokrasi yang baik akan berujung pada kesejahteraan bangsa. Dalam artian sederhana, proses itu dapat diawali dengan memberikan hak suaranya pilkada, pemilu maupun pilpres. Peran serta rakyat dalam memilih presiden, partai atau caleg, perlulah berdasarkan atas performa, kejujuran,dan nilai moral yang tinggi dari individu maupun partai politik. Pertanyaannya adalah, seberapa tepat dan benar informasi yang dimiliki rakyat sehingga rakyat mengetahui bahwa yang caleg atau partai yang dipilihnya itu adalah sesuai dengan tujuan akhir kesejahteraan dan kemakmuran bangsa? Dari ketiga pandangan diatas, kemunculan teknologi informasi diharapkan memberikan efek yang baik. Tapi seperti apakah secara umum karakteristik teknologi informasi yang dapat dibangun dalam konteks edemocracy? Bagaimana sebaiknya infrastruktur TI itu direncanakan dan dibangun sehingga data yang bernilai strategis dikirim dan dikelola bisa tetap aman, selalu tersedia, mempunyai performa yang tinggi, serta mempunyai ketepatan hasil analisa?
Sistem Informasi Pendukung Keputusan Seleksi Mobil Bekas Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) Dian Hartanti; Hendarman; Eza Angga Alfian; Mugiarso; Herald Setiadi
JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol. 12 No. 2 (2025): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer dan Desain - Unsurya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v12i2.1463

Abstract

Mobil merupakan salah satu alat transportasi yang dibutuhkan masyarakat saat ini, karena mobil memberikan banyak ruang bagi banyak orang dan cocok untuk perjalanan jauh, dan juga memiliki mobil saat ini adalah hal dasar bagi masyarakat. Akan tetapi, beberapa masyarakat mengalami kesulitan dalam membeli mobil baru karena harganya terbilang cukup mahal, sehingga beberapa masyarakat lebih memilih membeli mobil bekas karena harganya lebih murah. Namun, dalam memilih mobil bekas ini banyak sekali kriteria yang perlu dipertimbangkan seperti harga, jarak tempuh, tahun, dan kondisi mobil. Oleh karena itu diperlukan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analytic Hierarchy Proces, karena dapat memecahkan suatu masalah yang kompleks dalam suatu situasi yang tidak terstruktur menjadi bagian-bagian yang tersusun. Agar mendapatkan hasil alternatif mobil bekas yaitu Rush sebagai rangking 1 dengan nilai 0,265, Avanza rangking 2 dengan nilai 0,228, Cayla rangking 3 dengan nilai 0,202, Xenia rangking 4 dengan nilai 0,154, dan Innova sebagai rangking 5 dengan nilai 0,151, dengan adanya sistem informasi pendukung keputusan tersebut dapat membantu masyarakat untuk menentukan pilihan mobil bekas yang sesuai dengan keinginannya.