Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Mikrobia Pengurai dan Probiotik dalam Budidaya Ikan Gurame di Desa Trimulyo Kabupaten Bantul Eman Darmawan
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i1.122

Abstract

Dalam melakukan budidaya ikan gurame, petani membentuk kelompok tanibudidaya ikan gurame sebagai organisasi induk mereka sehingga memudahkanmereka dalam pegelolaan ikan, pakan, kebutuhan air, sarana dan prasarana budidayaikan. Akan tetapi pada kenyataannya petani masih banyak mengalami kendala dalammelakukan budidaya ikan gurame, yaitu kualitas air kolam menurun yang disebabkankadar amoniaknya tinggi, sehingga pH air kolam rendah, mudah ditumbuhi jamur,dan tingkat kematian ikan cukup tinggi, serta lambatnya pertumbuhan ikan guramekarena nafsu makan ikan gurame kurang. Metode pelaksanaan dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi olehkelompok tani ikan gurame adalah secara klasikal dan praktek. Berdasarkan hasilevaluasi menunjukkan bahwa kemampuan petani ikan dalam teknis budidaya ikangurame mengalami peningkatan, animo untuk mengaplikasikan pemanfaatan mikrobia pengurai dalam budidaya ikan gurame cukup tinggi, jiwa wirausaha paraanggota kelompok tani mengalami peningkatan, dan mampu melakukan inovasidalam teknologi budidaya ikan. 
Fortifikasi Bubuk Daun Sintrong (Crassocephalum Crepidioides (Benth.) S. Moore) Dalam Pembuatan Biskuit Nunik Suryani; Nissa Clara Firsta; Eman Darmawan
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v2i1.4340

Abstract

Biskuit merupakan produk camilan bertekstur kering, yang umumnya terbuat dari terigu, margarin dan telur. Guna mengurangi impor terigu, perlu dikembangkan biskuit dengan bahan baku kearifan lokal, diantaranya menggunakan labu kuning. Guna meningkatkan nilai gizi biskuit, dilakukan fortifikasi bubuk daun sintrong. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh fortifikasi bubuk daun sintrong terhadap karakteristik kimia (air, abu, lemak, serat kasar dan total polifenol), mutu organoleptik (warna dan rasa), serta penilaian kesukaan konsumen terhadap biskuit. serta menetapkan formulasi biskuit terbaik berdasarkan penerimaan konsumen secara keseluruhan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan penambahan bubuk daun sintrong 0%, 12,5%, 25%, 37,5%, 50%. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji ANOVA, jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi substitusi bubuk daun sintrong secara nyata (α = 0,05) mampu meningkatkan kadar air, abu, lemak, serat kasar dan total polifenol. Hasil uji organoleptik dengan mutu hedonik menunjukkan penambahan bubuk daun sintrong secara nyata (α = 0,05) menghasilkan warna yang semakin pekat dan rasa langu yang semakin kuat. Berdasarkan hasil pengujian metode Zeleny, fortifikasi bubuk 12,5% pada biskuit merupakan perlakuan yang disukai panelis.