Ragil S. B. Irianto
Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam Jl. Gunung Batu No. 5 Po Box 165; Telp. 0251-8633234, 7520067; Fax 0251-8638111 Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH INOKULASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT JARAK PAGAR DI PESEMAIAN Ragil S. B. Irianto
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2009.6.2.195-201

Abstract

Jarak  pagar (Jatropha curcas L.) merupakan tanaman tahunan  penghasil biofuel dengan rendemen 40-60%, sehingga tanaman ini berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia dalam rangka menghadapi kelangkaan minyak akhir-akhir ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inokulasi fungi mikoriza arbuskula (FMA) jenis Glomus sp1. dan Glomus sp2. pada pertumbuhan bibit jarak pagar umur tiga bulan di pesemaian. Penelitian ini didesain dengan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan yaitu kontrol, Glomus sp1. dan Glomus sp2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi Glomus sp1. dan Glomus sp2. pada bibit jarak pagar dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi, diameter, dan berat kering bibit umur tiga bulan berturut-turut sebesar 19%, 27%; 31%, 18%; 153%, 173% dibandingkan dengan kontrol. Tingkat ketergantungan bibit jarak pagar terhadap Glomus sp1. dan Glomus sp2. antara 60% dan 63%. 
INOKULASI GANDA Glomus sp. DAN Pisolithus arrhizus MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BIBIT Eucalyptus pellita F. Muell Ragil S. B. Irianto
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2009.6.2.159-167

Abstract

Tanaman Eucalyptus pellita F. Muell dapat berasosiasi dengan dua jenis mikoriza, yaitu fungi mikoriza arbuskula dan fungi ektomikoriza. Tanaman ini  mulai ditanam untuk bahan baku pulp dan kertas oleh beberapa perusahaan hutan tanaman industri terutama di lahan-lahan marjinal di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Dalam situasi yang marjinal tersebut, fungi mikoriza arbuskula dan fungi ektomikoriza mempunyai peranan yang sangat nyata dalam meningkatkan pertumbuahn bibit di nurseri dan lebih lanjut akan membantu bibit tumbuh pada lahan yang marjinal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang besarnya pengaruh inokulasi fungi mikoriza arbuskula dan fungi ektomikoriza terhadap pertumbuhan bibit E. pellita umur tiga bulan di pesemaian. Penelitian ini dilakukan di pesemaian dengan  tanaman uji E. pellita yang diinokulasi dengan inokulan tunggal fungi mikoriza arbuskula jenis Glomus sp. dan inokulan ganda Glomus sp.  yang dicampur dengan fungi ektomikoriza jenis Pisolithus arrhizus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  inokulasi tunggal dapat  meningkatkan pertumbuhan tinggi,  diameter, berat  kering, serapan unsur N dan P  berturut-turut sebesar 13%, 13%,  40%, 32%, dan 82% dibandingkan dengan kontrol. Sedangkan perlakuan inokulasi ganda  antara Glomus sp. dan P. arrhizus dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi, diameter, berat kering, serapan unsur N dan P berturut-turut sebesar  41%, 41%, 80%, 64%, dan 155% dibandingkan dengan kontrol.