Isa Saleh
Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) AR-Rahmah Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pengelolaan Pemanfaatan Ruang di Kompleks Yayasan Perguruan Al-Irsyad Isa Saleh
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3, No 1 (2020): 1-62 : Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i1.58

Abstract

ABSTRACTThis study aims to identify the management of the use of space, identify infrastructure and planning, and determine the maintenance of assets in the Al-Irsyad Institute of Education in Surabaya. The research method used is a qualitative descriptive case study approach. This is done to obtain an authentic understanding of the planning and implementation process in the use of space on the parties concerned. The object of research in this study is the Al-Irsyad Institute of Education in Surabaya. The informant of this research was the deputy chairman of takmir, the infrastructure section at all levels of the school, and the board of the al-Irsyad Suarabaya foundation. The process of collecting data uses observation, interviews, and documentation. Analysis of the data used is a qualitative descriptive analysis that seeks to describe the phenomenon being investigated by describing and classifying the facts or characteristics factually and accurately to provide a clear or accurate picture of the phenomenon being investigated. The findings in the field that the process of spatial use is in accordance with needs. Procurement of infrastructure is adjusted to the needs of each level. Maintenance of infrastructure assets has been carried out when there is damage or complaints from the school.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manajemen pemanfaatan ruangan, mengidentifikasi sarana prasarana dan perencanaannya, dan mengetahui perawatan aset di kompleks Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Hal ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang otentik mengenai perencanaan dan proses pelaksanaan dalam pemanfaatan ruang pada pihak yang bersangkutan. Objek penelitian dalam penelitian ini ialah Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya. Informan penelitian ini merupakan wakil ketua takmir, bagian sarana prasarana di semua jenjang sekolah, dan pengurus yayasan al-Irsyad Suarabaya. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang berusaha mendeskripsikan fenomena yang diselidiki dengan melukiskan dan mengklasifikasi fakta atau karakteristik tersebut secara faktual dan cermat untuk memberikan gambaran yang jelas atau akurat tentang fenomena yang diselidiki. Hasil temuan di lapangan bahwa proses pemanfaatan ruang sudah sesuai dengan kebutuhan. Pengadaan sarana prasarana disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenjang. Pemeliharaan pada aset sarana prasarana telah di lakukan ketika ada kerusakan atau keluhan dari pihak sekolah. 
Penggunaan Media Dakwah Berupa Fitur Vidgram Oleh Masjid Al-Irsyad Surabaya Isa Saleh; Abdullah Djamal Al-Amudy; Ahmad Khoirul Hakim
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3, No 2 (2020): 63-138 : Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i2.68

Abstract

At first the Al Irsyad Mosque in Surabaya did not use the media in da'wah. And at that time the propaganda carried out by Al Irsyad Mosque in Surabaya seemed monotonous and no progress was seen. This research is to find out the use of vidgram features by Al Irsyad Mosque in Surabaya as a propaganda media and to find out the advantages and disadvantages of da'wah through the vidgram feature. But after Al Irsyad Mosque in Surabaya used social media such as Youtube, Whatsaap, and Facebook, Al Irsyad Mosque in Surabaya experienced development, especially after Al Irsyad Mosque in Surabaya used Instagram media, followers of Al Irsyad Surabaya Mosque experienced another development.Pada awalnya Masjid Al Irsyad Surabaya tidak menggunak media dalam berdakwah. Dan pada saat itu dakwah yang dilakukan oleh Masjid Al Irsyad Surabaya terkesan monoton dan tidak ada perkembangan yang terlihat. Penelitian ini untuk mengetahui penggunaan fitur vidgram oleh Masjid Al Irsyad Surabaya sebagai media dakwah dan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam berdakwah melalui fitur vidgram. Tapi setelah Masjid Al Irsyad Surabaya menggunakan media sosial seperti Youtube, Whatsaap, dan Facebook jamaah Masjid Al Irsyad Surabaya mengalamai perkembangan, apalagi setelah Masjid Al Irsyad Surabaya menggunakan media Instagram, jamaah Masjid Al Irsyad Surabaya mengalami perkembangan lagi.