Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KADAR HAEMOGLOBIN RENDAH MENGHAMBAT PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DIWILAYAH KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014. Wahyu Pujiastuti; Desi Kurnia Hapsari
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) tahun 2013 di Kabupaten Magelang dilaporkan sebanyak 58 kasus dengan kematian yang terjadi pada masa postpartum berjumlah 11 kasus. Dari kasus kematian pada masa postpartum tersebut terdapat 1 kasus yang disebabkan oleh infeksi pada masa postpartum. Oksigenasi yang tidak adekuat (akibat anemia) dan kekurangan nutrisi menjadikan sistem lebih mudah terinfeksi. Agen (mikroorganisme) berperan pada tingkat sel dengan cara merusak atau menghancurkan Integritas membran sel, yang penting untuk keseimbangan ionik, kemampuan sel untuk mentransformasikan energi (respirasi aerob, produksi adenosin trifosfat [ATP]), kemampuan sel untuk mensintesa enzim dan protein lain yang diperlukan, dan kemampuan sel untuk tumbuh dan berkembang biak (integritas genetik). Desain penelitian ini menggunakan rancangan Survey, dengan pendekatan cohort (prospektif). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling yang diambil sampai dengan batas waktu 19 April 2014, dengan memperoleh 34 sampel. Hasil penelitian menunjukkan 19 responden (55,9%) berada dalam kategori anemia, 20 responden (58,8%) mengalami waktu penyembuhan luka perineum normal, nilai p value pada Chi Square sebesar 0,003 (<0,05), nilai x2 hitung sebesar 8,591 (>x2 Tabel 3,841) dan nilai Relative Risk yang menunjukkan angka 4,737 (>1) sehingga “Ada pengaruh kadar hemoglobin ibu postpartum terhadap waktu penyembuhan luka perineum, dan ibu postpartum dengan kadar hemoglobin kategori anemia ringan sekali dan anemia ringan memiliki risiko penyembuhan luka perineum tidak normal sebesar 4,737 kali lipat lebih besar dibandingkan ibu postpartum dengan kadar hemoglobin kategori tidak anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkid, Kabupaten Magelang tahun 2014”.
KADAR HAEMOGLOBIN RENDAH MENGHAMBAT PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DIWILAYAH KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014. Wahyu Pujiastuti; Desi Kurnia Hapsari
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) tahun 2013 di Kabupaten Magelang dilaporkan sebanyak 58 kasus dengan kematian yang terjadi pada masa postpartum berjumlah 11 kasus. Dari kasus kematian pada masa postpartum tersebut terdapat 1 kasus yang disebabkan oleh infeksi pada masa postpartum. Oksigenasi yang tidak adekuat (akibat anemia) dan kekurangan nutrisi menjadikan sistem lebih mudah terinfeksi. Agen (mikroorganisme) berperan pada tingkat sel dengan cara merusak atau menghancurkan Integritas membran sel, yang penting untuk keseimbangan ionik, kemampuan sel untuk mentransformasikan energi (respirasi aerob, produksi adenosin trifosfat [ATP]), kemampuan sel untuk mensintesa enzim dan protein lain yang diperlukan, dan kemampuan sel untuk tumbuh dan berkembang biak (integritas genetik). Desain penelitian ini menggunakan rancangan Survey, dengan pendekatan cohort (prospektif). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling yang diambil sampai dengan batas waktu 19 April 2014, dengan memperoleh 34 sampel. Hasil penelitian menunjukkan 19 responden (55,9%) berada dalam kategori anemia, 20 responden (58,8%) mengalami waktu penyembuhan luka perineum normal, nilai p value pada Chi Square sebesar 0,003 (<0,05), nilai x2 hitung sebesar 8,591 (>x2 Tabel 3,841) dan nilai Relative Risk yang menunjukkan angka 4,737 (>1) sehingga “Ada pengaruh kadar hemoglobin ibu postpartum terhadap waktu penyembuhan luka perineum, dan ibu postpartum dengan kadar hemoglobin kategori anemia ringan sekali dan anemia ringan memiliki risiko penyembuhan luka perineum tidak normal sebesar 4,737 kali lipat lebih besar dibandingkan ibu postpartum dengan kadar hemoglobin kategori tidak anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkid, Kabupaten Magelang tahun 2014”.