Mirta Dikari Kusrini
Institut Pertanian Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDUGAAN ASOSIASI INTERSPESIFIK DAN PENGELOMPOKAN TIPE HADITAT BEBERAPA JENIS AMFIBI (ORDO : ANURA Raflnesque, 1815) Sarah Yuliana; Mirta Dikari Kusrini; Herman Remetwu
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 2, No 2 (2005): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2005.2.2.189-196

Abstract

Interaksi antar spesies mahluk hidup merupakan dasar awal dari banyak karakteristik dalam komunitas ekologi. Interaksi ini akan mempengaruhi distribusi dan keadaan internal suatupouplasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan asosiasi interspesifik dan pengelompokan terhadap tipe habitat pada sejumlah jenis amfibi (ordo anura). Metode yang digunakan untuk pengumplan data adalah Visual ncounter Survey, sedangkan pendugaan asosiasi dan pengelompokan habitat satwa dilakukan dengan perhitungan indeks Asosiasi Interspesifik dan Indeks Similaritas Jaccard. Hasil yang diperoleh menunjukan adny 13 jenis anura yang tersebar dihampir seluruh lkasi pengamatan . Pendugaan terhadap asosiasi interspesifik menghasilkan 4 kelompok jenis yang berasosisasi berdasarkan kesamaan lokasi penjumpaan, yaiut kelompok yang dijumpai di areal persawahan, kelompok yang sering mengunjungi daerah pemukiman manusia dan daerah yang terganggu walau dapat hidup dihutan primer dan sekunder, kelompok jenis yang sering ditemukan didaerah hutan primer dan sekunder , atau pada badan-badan air alami seperti sungai, kolam atau rawa alami, serta kelompook jenis yang hanya dijumpai di daerah tegakan (dalam kasus ini arboretum Fahutan). Pendugaan terhadap pengelompokan tipe habitat yang diamati menunjukan 3 kelompok tipe habitat berdasarkan kesamaa sifat fisik, yaitu kelompok lokasi berupa badan air permanen, kelomopk badan air temporal, dan kelompok lokasi tanpa badan air. Dari hasil penelitian jenis Rhacoporus reindwarditii Schlegel (1840) menunjukan lokasi dengan tingkat gangguan manusi yang rendah, jenis Bufo melanostctus (1799) menjadi indikator adanya pengaruh