Model taper telah disusun untuk jenis kayu mahoni afrika (Khaya anthoteca C.D.C) yang tumbuh di Hutan Penelitian Pasirhantap, Sukabumi, Jawa Barat. Model taper dapat digunakan untuk menduga volume pohon pada berbagai ketinggian batang dengan cara mengintegralkan model taper tersebut dari atas permukaan tanah sampai pada ketinggian batang tersebut. Data dari 58 pohon contoh berumur 35-60 tahun dengan kisaran diameter antara 20 dan 90 cm dan tinggi batang bebas cabang antara 10 dan 30 m digunakan untuk menyusun model. Delapan persamaan taper telah diuji, tujuh persamaan di antaranya diambil dari sumber literatur, dan sisanya adalah persamaan baru yang diujicobakan dalam penelitian ini. Lima indikator statistik (yaitu MRES, AMRES, RMSE, MEF adj , dan AIC) digunakan untuk membandingkan model dalam kemampuannya untuk menduga diameter pohon. Hasil uji dengan menggunakan data independen menunjukkan bahwa model baru yang dicobakan dalam penelitian ini, yaitu dob h = 1,0236 + 0,8124 Dbh + 0,4960 Hcb – 1,4134 h + 0,0096 h2 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan model lainnya dalam hal keakuratan prediksi (jumlah skor paling rendah, yaitu 6). Model ini dapat direkomendasikan untuk menduga diameter batang pada ketinggian tertentu pada jenis kayu mahoni afrika di lokasi studi. Integrasi dari persamaan ini menghasilkan persamaan volume: h2Vh1 − h2 = π / 40000 ∫ dobh2 δh h1yang dapat digunakan untuk menduga volume batang sampai pada ketinggian batang tertentu yang diperdagangkan maupun volume batang total