Harbagung Harbagung
Pusat Litbang Hutan Tanaman Jl. Gunung Batu No. 5 Po Box 331; Telp. 0251-8631238; Fax 0251-7520005 Bogor 16610

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL TAPER BATANG TANAMAN Khaya anthoteca C.DC. DI HUTAN PENELITIAN PASIRHANTAP, SUKABUMI, JAWA BARAT Harbagung Harbagung; Haruni Krisnawati
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2009.6.1.13-24

Abstract

Model taper telah disusun untuk jenis kayu mahoni afrika (Khaya anthoteca C.D.C) yang tumbuh di Hutan Penelitian Pasirhantap, Sukabumi, Jawa Barat. Model taper dapat digunakan untuk menduga volume pohon pada berbagai ketinggian batang dengan cara mengintegralkan model taper tersebut dari atas permukaan tanah sampai pada ketinggian batang tersebut. Data dari 58 pohon contoh berumur 35-60 tahun dengan kisaran diameter antara 20 dan 90 cm dan tinggi batang bebas cabang antara 10 dan 30 m digunakan untuk menyusun model. Delapan persamaan taper telah diuji, tujuh persamaan di antaranya diambil dari sumber literatur, dan sisanya adalah persamaan baru yang diujicobakan dalam penelitian ini. Lima indikator statistik (yaitu  MRES,  AMRES,  RMSE,  MEF adj ,  dan  AIC) digunakan  untuk  membandingkan  model  dalam kemampuannya untuk menduga diameter pohon. Hasil uji dengan menggunakan data independen menunjukkan bahwa model baru yang dicobakan dalam penelitian ini, yaitu dob h = 1,0236 + 0,8124 Dbh + 0,4960 Hcb – 1,4134 h + 0,0096 h2 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan model lainnya dalam hal keakuratan prediksi (jumlah skor paling rendah, yaitu 6). Model ini dapat direkomendasikan untuk menduga diameter batang pada ketinggian tertentu pada jenis kayu mahoni afrika di lokasi studi. Integrasi dari persamaan ini menghasilkan persamaan volume:                              h2Vh1 − h2   = π / 40000 ∫ dobh2 δh                              h1yang  dapat  digunakan  untuk  menduga  volume  batang  sampai  pada ketinggian  batang tertentu yang diperdagangkan maupun volume batang total
PENENTUAN UKURAN OPTIMAL PETAK UKUR PERMANEN UNTUK HUTAN TANAMAN JATI Harbagung Harbagung; Rinaldi Imanuddin
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2009.6.1.57-68

Abstract

Petak Ukur Permanen (PUP) merupakan sarana untuk pemantauan dan pengumpulan data pertumbuhan dan hasil tegakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran optimal PUP hutan tanaman jati (Tectona grandis Linn. f.) sebagai ukuran PUP terkecil yang dapat mewakili keragaman semua parameter tegakan. Sebagai obyek penelitian adalah tegakan jati tua berumur ± 110 tahun. Dasar pertimbangannya adalah ukuran PUP yang cocok untuk tegakan tua pasti bisa menampung keragaman struktur tegakan muda, tetapi belum tentu sebaliknya. Pengumpulan data tegakan dilakukan pada tiga bidang areal sampel berukuran 120 m x 120 m di areal kerja Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran PUP optimal hutan tanaman jati untuk pemantauan dinamika jumlah pohon dari waktu ke waktu adalah 90 m x 90 m. Petak inti ukuran 60 m x 60 m yang berada di tengahnya adalah optimal untuk pemantauan riap diameter dan tinggi tegakan. Ukuran PUP optimal tersebut dapat diterapkan pada berbagai kelas umur pada hutan tanaman jati.