Ruben Renden
Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMBINASI PERMUDAAN ALAM Agathis dammara (Lambert) L.C. Rich. DENGAN TANAMAN Theobroma cacao Linn. PADA LAHAN KURANG PRODUKTIF DI MALILI, SULAWESI SELATAN Ruben Renden; Merryana Kiding Allo; Suhartati Suhartati
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 3, No 3 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2006.3.3.215-223

Abstract

Hutan  dijadikan  sebagui sumber pemuas kebutuhan dan penghasilan, karena itu  mereka memperlakuan hutan secara tidak bijak tanpa mempertimbangkan kemampuan  alarn yang ada. Selain itu  pula teknik pemukaan lahan dilakukan secara tebas habis lalu dibakar (slash and burn),sehingga kerusakan lapisan top soil  tanah sulit dihindarkan. Penyediaan paket teknologi sangat penting untuk rneningkatkan pertumbuhan jenis andalan setempat melalui penerapan teknik konservasi tanah berupa pemupukan dalam rangka rehabilitasi lahan kurang   produktif. Tujuan penelitian ini  adalah untuk rnendapatkan informasi tentang pertumhuhan perrnudaan alarn Agathis dammara (Lambert) L.C. Rich. yang dikombinasikan dengan tanaman Theobroma cacao  Linn. pada lahan kurang produktif di Malili. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Petek Terpisah atau Split Plot, dengan perlakuan utama adalah dosis pupuk NPK dan sub perlakuan adalah kombinasi antara pupuk kandang dengan kapur dolomit. Menurunnya kandungan bahan organik tanah pada bagian hutan yang telah berubah menjadi lahan HKM yaitu pada lapisan atas 5,93 dan pada lapisan bawah 5,43.  Sedangkan untuk  meningkatkan pertumbuhan permudaan alam agatis sebaiknya rnenggunakan cara penanaman campuran dengan tanaman coklat karena pemupukan akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman pokok pada  penarnbahan bahan organik pupuk NPK 100 gram+ pupuk kandang 2 kilogam + kapur dolomit 300 gram.