Binarsih Sukaryanti
SMP Negeri 3 Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta Binarsih Sukaryanti
Media Manajemen Pendidikan Vol 2 No 3 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v2i3.6739

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Mendeskripsikan manajemen dalam   pengelolaan sekolah model sistem penjaminan mutu intenal di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil pengamatan, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaaan, waka sarana prasarana, waka hubungan masyarakat, beberapa guru mata pelajaran, dan beberapa siswa. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah model sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di SMP Muhammadiyah 2  Yogyakarta disesuaikan dengan regulasi dan standar mutu pelayanan yang ditetapkan sudah tergolong baik. Dengan banyaknya program kolaboratif dalam sekolah model yang dilaksanakan, fungsi perencanaan berjalan baik dan lebih terarah, fungsi pengorganisasian dilakukan dalam upaya pembagian tugas dan wewenang dalam pengkoordinasian sudah sesuai job deskripsi dari masing-masing personel. Kepala sekolah dibantu wakil kepala sekolah melakukan penggerakan dalam struktur organisasi tersebut sehingga berjalan dengan baik. Walaupun terdapat hambatan dan kendala seperti keterbatsaan waktu dan aktifitas sekolah yang padat dan Perserta didik yang heterogen dari latar belakang belakang keluarga yang berbeda,  namun secara keseluruhan program sekolah model berjalan sesuai baik dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Selain itu sekolah juga aktif bekerjasama dengan sekolah lain, melakukan pertukaran pelajar,  menjalin hubungan dengan isnstansi pemerintah yang terkait, dan sekolah aktif melakukan kegiatan inovatif, melakukan pengembangan diri untuk  pendidik dan tenaga kependidikan dengan mengikuti bimtek, diklat, workshop, dan berbagai hal yang kompetitif. Hal tersebut berguna dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia sehingga pelayanan sekolah dalam program sekolah model dapat lebih meningkat disertai peningkatan prestasi siswa dan sekolah.