Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SUATU KAJIAN TENTANG PRODUKSI DAN EKONOMI DAMAR DI SUMATERA BARAT O K Karyono; Suwardi Sumadiwangsa; Boen M Poernama
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 14, No 9 (1996): Buletin Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.1996.14.9.355-365

Abstract

Damar (Shorea javanica) jenis pohon yang memberikan penghasilan ganda yaitu getah damar (damar resin) dan kayu. Masa produktif pohon damar antara 18 tahun sampai 50 tahun. Produksi damar per bulan per pohon 3 kg getah dengan harga di tingkat petani Rp. 400,-.Dalam 1 (satu) tahun setiap ha dapat menghasilkan 7.200 kg dengan nilai Rp. 2.880.000,-. Petani pemilik kebun damar sebaiknya pohon damar ini disadap sampai produksi damar menurun. Dengan penyadapan pohon damar akan lebih baik menguntungkan petani ketimbang menebung/menjual kayunya sebelum damar habis pasca panen.Pendapatan petani dari pemungutan damar rata-rata Rp. 1.462,15/hari, di tingkat pedagang pengumpul Rp. 112,-/kg dan ditingkat eksportir Rp. 661,-/kg. Produksi damar dari Sumatera Selatan 60 % diekspor ke Jerman Barat dan 40 % ke pasar lokal.
SUATU KAJIAN TENTANG PRODUKSI DAN EKONOMI DAMAR DI SUMATERA BARAT O K Karyono; Suwardi Sumadiwangsa; Boen M Poernama
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 14, No 9 (1996): Buletin Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4919.413 KB) | DOI: 10.20886/jphh.1996.14.9.355-365

Abstract

Damar (Shorea javanica) jenis pohon yang memberikan penghasilan ganda yaitu getah damar (damar resin) dan kayu. Masa produktif pohon damar antara 18 tahun sampai 50 tahun. Produksi damar per bulan per pohon 3 kg getah dengan harga di tingkat petani Rp. 400,-.Dalam 1 (satu) tahun setiap ha dapat menghasilkan 7.200 kg dengan nilai Rp. 2.880.000,-. Petani pemilik kebun damar sebaiknya pohon damar ini disadap sampai produksi damar menurun. Dengan penyadapan pohon damar akan lebih baik menguntungkan petani ketimbang menebung/menjual kayunya sebelum damar habis pasca panen.Pendapatan petani dari pemungutan damar rata-rata Rp. 1.462,15/hari, di tingkat pedagang pengumpul Rp. 112,-/kg dan ditingkat eksportir Rp. 661,-/kg. Produksi damar dari Sumatera Selatan 60 % diekspor ke Jerman Barat dan 40 % ke pasar lokal.