Agus Kamaludin
Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Modul Kimia Berbasis Chemoedutainment (CET) Pada Materi Reaksi Redoks Dyah Azifatur Roziyah; Agus Kamaludin
Journal of Tropical Chemistry Research and Education Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37079/jtcre.v1i1.19

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan modul kimia SMA/MA berbasis Chemo-Edutainment (CET) pada materi reaksi redoks, analisis kualitas modul berdasarkan ahli materi, ahli media, dan reviewer, analisis respon peserta didik terhadap modul, dan uji efektivitas modul terhadap hasil belajar kognitif peserta didik berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development yang mengadaptasi model pengembangan 4-D (define, design, develop, dan disseminate) dibatasi pada tahap develop. Penilaian kualitas modul digunakan metode expert judgment. Instrumen yang digunakan yaitu lembar penilaian ahli. Data diperoleh dari skor penilaian kualitas. Teknik analisis data berdasarkan kategorisasi. Sedangkan instrumen respon peserta didik yang digunakan yaitu lembar respon peserta didik. Data diperoleh dari skor respon peserta didik. Teknik analisis data berdasarkan kategorisasi. Uji efektivitas modul dilakukan dengan metode tes kemampuan kognitif. Instrumen yang digunakan yaitu lembar soal tes kemampuan kognitif peserta didik. Data diperoleh dari skorkemampuan kognitif peserta didik. Teknik analisis data berupa data kuantitatif diubah menjadi data kualitatif dengan persentase ketuntasan tes hasil belajar kognitif berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil penelitian pengembangan ini adalah modul kimia SMA/MA berbasis ChemoEdutainment (CET) yang memadukan antara muatan pendidikan dan hiburan melalui permainan edukasi yang menarik pada materi reaksi redoks. Penilaian kualitas modul oleh ahli materi mendapatkan skor 77 dari skor maksimal 85, ahli media mendapatkan skor 84 dari skor maksimal 90, dan reviewer mendapatkan skor rata-rata 112,8 dari skor maksimal 125 dengan kategori kualitas Sangat Baik (SB). Respon peserta didik terhadap modul mendapatkan skor rata-rata 87,5 dari skor maksimal 100 dengan kategori respon Sangat Baik (SB). Efektivitas modul terhadap hasil belajar kognitif menunjukkan 80% peserta didik yang menggunakan modul lulus berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
Pengembangan Buku Siswa Berorientasi Chemo-Entrepreneurship (CEP) Pada Materi Gugus Fungsi Untuk SMA/MA Kelas XII Selly Dwi Pupasari; Agus Kamaludin
Journal of Tropical Chemistry Research and Education Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Chemistry Education Department, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jtcre.2020.21-06

Abstract

This study aimed to develop learning media that is student text book orientated towards Chemo-Entrepreneurship of functional group material. The type of this research was research and development. The development of student text books used the 4-D model which included four stages: define, design, develop, and disseminate. The quality of product was assessed by material experts, media experts, three reviewers and responded by ten students of 12 grade. The instrument used for product quality assessment was Likert scale, while the instrument used to determine the response of students was in the form of a Guttman scale questionnaire. Based on the results of the research of the quality of student textbooks by experts, reviewers, and students, it was obtained a result, in the category of very good.
Pengembangan Modul Kimia Bermuatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Materi Makromolekul Hanifah Octa Viani; Agus Kamaludin
Journal of Tropical Chemistry Research and Education Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Chemistry Education Department, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jtcre.2020.22-01

Abstract

Kompetensi abad 21 menuntut keterampilan 4C peserta didik untuk mampu berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan masalah, namun keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik di Indonesia masih sangat rendah, berdasarkan peringkat Indeks Pengembangan Manusia dalam komposisi pencapaian pendidikan Penelitian dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4-D ‎yang terdiri atas 4 tahap, yaitu define, design, development, dan disseminate, namun dibatasi sampai tahap ketiga atau development. Produk dinilai menggunakan instrumen penilaian kualitas skala Likert dan Gutmann. Produk yang ‎dikembangkan dinilaikan kepada dosen ahli media, dosen ahli materi, dan guru kimia SMA/MA dan direspon oleh peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan penilaian ahli materi, modul kimia bermuatan HOTS yang ‎dikembangkan memperoleh persentase 96,00% dengan kategori Sangat Baik (SB). Penilaian oleh ahli media memperoleh persentase 90,90% dengan kategori Sangat Baik (SB), dan penilaian oleh guru kimia SMA/MA memperoleh persentase 85% dengan kategori Sangat Baik (SB), serta modul ini direspon positif oleh peserta didik dengan persentase 95%.
Pengembangan Modul Kimia Olimpiade Sains Nasional (OSN) Materi Elektrokimia Siti Faujiah; Agus Kamaludin
Journal of Tropical Chemistry Research and Education Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Chemistry Education Department, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37079/jtcre.2021.31-01

Abstract

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan program pembinaan olah pikir untuk meningkatkan berbagai kompetensi peserta didik, namun pembelajaran di kelas kurang mendukung kemampuan peserta didik untuk mengikuti OSN. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul kimia olimpiade sains nasional (OSN) materi elektrokimia dan menganalisis kualitas modul berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, guru kimia SMA/MA dan respon peserta didik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4-D ‎yang terdiri atas 4 tahap, yaitu define, design, development, dan disseminate. ‎Penelitian ini dibatasi sampai tahap ketiga atau development. Produk dinilai menggunakan instrumen penilaian kualitas skala Likert dan Gutmann. Produk yang ‎dikembangkan dinilaikan kepada dosen ahli media, dosen ahli materi, dan guru kimia SMA/MA dan direspon oleh peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan penilaian ahli materi, modul kimia OSN yang ‎dikembangkan mendapatkan persentase keidealan 92% dengan kategori Sangat Baik (SB). Penilaian oleh ahli media mendapatkan persentase keidealan 94,54% dengan kategori Sangat Baik (SB). ‎Adapun hasil respon dari guru kimia mendapatkan persentase ‎keidealan 87,62 dengan kategori Baik (B), dan berdasarkan respon ‎peserta didik diperoleh persentase keidealan 91% ‎dengan kategori Sangat Baik (SB).