Krisdianto Krisdianto
Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan Jl. Gunung. Batu No.5 Bogor 16610, Telp. 0251-8633378,8633413

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH ASETILASI TERHADAP PENYERAPAN UAP AIR PADA DUA JENIS KAYU TROPIS Krisdianto Krisdianto
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 30, No 2 (2012): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1703.254 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2012.30.2.94-99

Abstract

Proses asetilasi bertujuan mensubstitusi gugus hidroksil dalam kayu dengan gugus asetil. Denganmeningkatnya gugus asetil dalam kayu diharapkan mampu mengurangi kemampuan kayu menyerapmolekul air sehingga dimensi kayunya menjadi lebih stabil. Penelitian ini bertujuan mempelajaripenyerapan uap air pada kayu yang sudah diasetilasi. Studi dilakukan terhadap dua jenis kayu tropis yaitu:Anthocephalus chinensisdanCalophyllum sp. Pengujian penyerapan uap air dilakukan dengan metode isotherm menggunakan desikator dan larutan yang memiliki sifat higroskopis. Hasilnya menunjukkan bahwa kayu Anthocephalus yang diasetilasi secara efektif mampu mengurangi penyerapan uap air walaupun pada tingkat penambahan berat yang paling rendah. Pada kayuCalophyllum sp. penyerapan uap air berkurang secara nyata pada penambahan berat 10%. Penyerapan uap air bervariasi tergantung dari kelembaban kondisi pengujian dan membentuk model sigmoid dari kelembaban terendah (11%) sampai tertinggi (97%).
PENGARUH ASETILASI TERHADAP PENYERAPAN UAP AIR PADA DUA JENIS KAYU TROPIS Krisdianto Krisdianto
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 30, No 2 (2012): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1703.254 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2012.30.2.94-99

Abstract

Proses asetilasi bertujuan mensubstitusi gugus hidroksil dalam kayu dengan gugus asetil. Denganmeningkatnya gugus asetil dalam kayu diharapkan mampu mengurangi kemampuan kayu menyerapmolekul air sehingga dimensi kayunya menjadi lebih stabil. Penelitian ini bertujuan mempelajaripenyerapan uap air pada kayu yang sudah diasetilasi. Studi dilakukan terhadap dua jenis kayu tropis yaitu:Anthocephalus chinensisdanCalophyllum sp. Pengujian penyerapan uap air dilakukan dengan metode isotherm menggunakan desikator dan larutan yang memiliki sifat higroskopis. Hasilnya menunjukkan bahwa kayu Anthocephalus yang diasetilasi secara efektif mampu mengurangi penyerapan uap air walaupun pada tingkat penambahan berat yang paling rendah. Pada kayuCalophyllum sp. penyerapan uap air berkurang secara nyata pada penambahan berat 10%. Penyerapan uap air bervariasi tergantung dari kelembaban kondisi pengujian dan membentuk model sigmoid dari kelembaban terendah (11%) sampai tertinggi (97%).