Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM INFORMASI ABSENSI PADA PT. COSPAR SENTOSA JAYA MENGGUNAKAN BAHASA PEMPROGRAMAN JAVA T. Henny Febriana Harumy
Jurnal Teknik dan Informatika Vol 5 No 1 (2018): JUTI
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.239 KB)

Abstract

PT. Cospar Sentosa Jaya merupakan perusahaan besar yang berpusat di Jakarta tepatnya di Jl. Wolter Monginsidi No.84-AA, RT.1/RW.4, Petogogan, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, memiliki jumlah cabang di beberapa kota besar. Salah satunya berada di Kota Medan tepatnya di Jl. Wolter Monginsidi No.8A-AA, Sumatera Utara. Absensi adalah salah satu perubagan yang harus dilakukan kerena memiliki peranan penting bagi perusahaan, dimana absensi merupakan salah satu penunjang yang dapat mendukung atau memovitasi setiap kegiatan didalamnya. Di samping itu absensi ini dapat juga menjadi informasi tentang bagaimana kedisplinan karyawan yang bersangkutan. Penting adanya bagi pihak perushaan untuk mengetahui kehadiran karyawannya, baik yang sering datang tepat waktu maupun yang datang terlambat. Penggajian memegang peranan penting dalam menantukan gaji seorang karyawan. Sistem pengajian disetiap semua perusahaan memiliki konsep yang sama, dengan menghubungkan absensi, maka setiap bulannya karyawan akan menerima gaji yang berbeda-beda. Dalam sistem absensi dan penggajian secara manual menimbulkan beberapa masalah yaitu, karyawan dapat memanipulasi data jam kedatangan dan bisa juga menuliskan nama teman yang jelas tidak hadir, sehingga seharusnya karyawan mendapat potongan gaji malah tidak terjadi. Selain itu proses yang dilakukan cukup memakan banyak waktu dan tenaga sehingga sistem ini tidak efektif dan kurang akurat. Dengan adanya sistem informasi absensi dapat mempermudah pihak PT. Cospar Sentosa Indonesia dalam melakukan sistem absensi dan penggajian melakukan pemilihan karyawan berprestasi. Maka dari itu dalam proses pembuatan. Sistem informasi absensi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemprograman Java dan dalam proses penyimpnannya menggunakan MySQL.
A Climate Driven Decision Support System for Rice Management Using SPI-3 Prediction and Particle Swarm Optimization Eka Putra; Syahril Efendi; Poltak Sihombing; T. Henny Febriana Harumy
Journal of Applied Data Sciences Vol 7, No 3: September 2026
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v7i3.1408

Abstract

Climate variability and irregular rainfall patterns have become critical challenges affecting rice productivity, irrigation planning, and agricultural sustainability. Previous studies have primarily focused on rainfall forecasting or drought monitoring independently, with limited attention given to transforming climate predictions into actionable agricultural management strategies. This study addresses this gap by proposing an integrated climate-driven decision support framework that combines predictive drought-index modeling with optimization-based agronomic decision-making for adaptive rice field management. The proposed framework integrates satellite-based rainfall observations, seasonal climatic characteristics, and large-scale climate variability indicators to predict short-term moisture conditions represented by the three-month standardized precipitation index. The framework consists of three interconnected stages: climate prediction, optimization, and recommendation generation. In the prediction stage, a gradient boosting regression model enhanced with Bayesian hyperparameter optimization was employed to model nonlinear relationships among rainfall accumulation, lag rainfall patterns, seasonal cyclic features, and climate variability indicators. In the optimization stage, particle swarm optimization was applied to determine optimal fertilizer dosage, irrigation allocation, and harvest timing under varying climate conditions. Experimental procedures included comparative evaluations across multiple machine learning models, hyperparameter tuning strategies, and optimization iterations. The research figures and tables demonstrate the complete framework architecture, prediction performance comparisons, optimization convergence behavior, and adaptive rice management recommendations. Experimental results show that the proposed framework achieved strong predictive performance with a coefficient of determination of 0.851, a root mean square error of 0.391, and a mean absolute error of 0.322. Comparative analysis further confirmed that integrating climate variability indicators significantly improved predictive accuracy compared with baseline models using only historical rainfall information. The optimization process also demonstrated stable convergence toward climate-adaptive agronomic recommendations.