Wesman Endom
Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan Jl. Gunung Batu No. 5, Bogor 16610, Telp (0251) 8633378, Fax (0251) 8633413

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PRODUKTIVITAS DAN BIAYA REKAYASA MESIN PEMBUAT SERPIH KAYU YANG MUDAH DIPINDAH Wesman Endom
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2538.069 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2013.31.4.295-305

Abstract

Sebuah alat pencacah kayu mudah pindah telah dibangun dengan tujuan untuk  membuat serpih dari limbah tebangan berdiameter di bawah 20 cm.  Pengujian prototipe alat dilakukan Kampung Cipari, BKPH Sukanegara Selatan, KPH Cianjur dan di BKPH Sadang Purwakarta.  Kinerja alat pencacah prototipe yang baru mampu merubah seluruh limbah menjadi serpih dengan hasil rata-rata sebanyak 582 kg/jam. Biaya pemilikan dan operasi pembuatan serpih secara keseluruhan berjumlah  Rp 62.929/jam, maka biaya untuk pembuatan serpih adalah Rp 108/kg.  Pada prototipe pembuat serpih Tipe-1 biaya pemilikan dan operasi adalah sebesar Rp 247/kg, oleh karena itu prototipe pembuat serpih ke dua semakin lebih baik dan biaya pembuatan serpihnya lebih murah.  Dengan biaya sewa alat sebesar Rp 125/kg diperoleh  NPV sebesar Rp 13.209.928 dengan IRR sebesar 30%.  
UJI COBA MESIN KABEL LAYANG EXPO-2000 GENERASI-II DENGAN KONSTRUKSI DUA GIGI EKSENTRIK TERPISAH UNTUK EKSTRAKSI KAYU Wesman Endom
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 32, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2014.32.1.1-11

Abstract

Penelitian pengeluaran kayu di daerah curam menggunakan teknologi kabel layang prototipe Expo-2000 Generation II bermesin 13 HP telah dilakukan pada bentangan kabel sekitar 400 m dengan kemiringan lapangan sekitar 50%. Dolok kayu rasamala dengan panjang 2-4 m dan diameter antara 20-40 cm dikumpulkan ke dekat tiang (tower) Mesin yang dipakai untuk pengeluaran kayu dipasang di bukit yang berada di tengah dua bentangan kabel. Bentangan pertama untuk menarik ke atas dan bentangan kedua untuk menurunkan ke bawah. Biaya investasi sekitar Rp 110 juta, biaya pemilikan dan pengoperasian alat adalah Rp 111.975/jam, dengan produktivitas pengumpulan kayu sebanyak 0,59 m /jam, maka biaya untuk setiapm adalah sebesar Rp 189.788.
PRODUKTIVITAS DAN BIAYA REKAYASA MESIN PEMBUAT SERPIH KAYU YANG MUDAH DIPINDAH Wesman Endom
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2013.31.4.295-305

Abstract

Sebuah alat pencacah kayu mudah pindah telah dibangun dengan tujuan untuk  membuat serpih dari limbah tebangan berdiameter di bawah 20 cm.  Pengujian prototipe alat dilakukan Kampung Cipari, BKPH Sukanegara Selatan, KPH Cianjur dan di BKPH Sadang Purwakarta.  Kinerja alat pencacah prototipe yang baru mampu merubah seluruh limbah menjadi serpih dengan hasil rata-rata sebanyak 582 kg/jam. Biaya pemilikan dan operasi pembuatan serpih secara keseluruhan berjumlah  Rp 62.929/jam, maka biaya untuk pembuatan serpih adalah Rp 108/kg.  Pada prototipe pembuat serpih Tipe-1 biaya pemilikan dan operasi adalah sebesar Rp 247/kg, oleh karena itu prototipe pembuat serpih ke dua semakin lebih baik dan biaya pembuatan serpihnya lebih murah.  Dengan biaya sewa alat sebesar Rp 125/kg diperoleh  NPV sebesar Rp 13.209.928 dengan IRR sebesar 30%.  
UJI COBA MESIN KABEL LAYANG EXPO-2000 GENERASI-II DENGAN KONSTRUKSI DUA GIGI EKSENTRIK TERPISAH UNTUK EKSTRAKSI KAYU Wesman Endom
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 32, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2014.32.1.1-11

Abstract

Penelitian pengeluaran kayu di daerah curam menggunakan teknologi kabel layang prototipe Expo-2000 Generation II bermesin 13 HP telah dilakukan pada bentangan kabel sekitar 400 m dengan kemiringan lapangan sekitar 50%. Dolok kayu rasamala dengan panjang 2-4 m dan diameter antara 20-40 cm dikumpulkan ke dekat tiang (tower) Mesin yang dipakai untuk pengeluaran kayu dipasang di bukit yang berada di tengah dua bentangan kabel. Bentangan pertama untuk menarik ke atas dan bentangan kedua untuk menurunkan ke bawah. Biaya investasi sekitar Rp 110 juta, biaya pemilikan dan pengoperasian alat adalah Rp 111.975/jam, dengan produktivitas pengumpulan kayu sebanyak 0,59 m /jam, maka biaya untuk setiapm adalah sebesar Rp 189.788.