Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA MENUMBUHKAN MOTIVASI BERKREASI MELALUI PEMBELAJARAN OLAHRAGA FUTSAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 NANGA PINOH Dwinanto Dwinanto; Mohammad Rif'at; Zuhermandi Zuhermandi
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.806 KB) | DOI: 10.46368/jpjkr.v2i1.71

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk menumbuhkan motivasiberkreasi pada siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani dankesehatan melalui olahraga futsal. Metode penelitian ini menggunakanpenelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa siklus penelitian,setiap siklus penelitian dilakukan beberapa prosedur penelitian yangterdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjekpenelitian dalam penelitian tindakan kelas ini adalah seluruh siswa kelasVIII A SMP Negeri 2 Nanga Pinoh. Hasil Penelitian yang diperoleh daripenelitian ini, terjadi peningkatan motivasi berkreasi siswa yangdiperoleh dari hasil observasi pada aspek motivasi siswa dengan kriteriapeningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus, yaitu: Pra-siklus =37.75, siklus I= 64.57 dan siklus II= 87,86. serta tingkat ketuntasanbelajar keseluruhan siswa pada pra-siklus= 3.57%. siklus I= 42.86% dansiklus II= 85.71%. Kesimpulannya bahwa terjadi peningkatan motivasiberkreasi siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatanmelalui pembelajaran olahraga futsal.Kata Kunci: Menumbuhkan, Motivasi Berkreasi, Pembelajaran, Futsal.
Waktu Ekstraksi Polutan Formaldehyde oleh Ventilasi Mekanik Aliran Sederhana Bagian Kamar Tidur untuk Rumah Tinggal Dwinanto Dwinanto; Erni Listijorini
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 6 No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.675 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini ditujukan sebagai salah satu penelitian dibidang indoor air quality. Permasalahanini mengenai kebiasaan hidup penghuni rumah tinggal dengan pola hidup tidak sehat, denganmerokok di dalam ruangan yang dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi penghuninya.Pentingnya kualitas udara yang bersih pada ruangan, untuk menjaga dari ancaman kesehatanyang merugikan hingga dapat menyebabkan kematian. Kondisi aktual di lokasi yang dilakukananalisa, rumah hunian baru dengan luas penampang lantai dasar 82,06 m². Pada rumahterpasang satu unit sistem ventilasi mekanik sederhana, dalam simulasi yang dilakukanmenggunakan kondisi cuaca transien untuk lokasi di Mériadec, Prancis. Sumber polutan,formaldehida, yang dihasilkan dari asap rokok yang dihasilkan oleh satu orang dan lima orangdi dalam ruangan. Selanjutnya, polutan ditempatkan di kamar tidur nomor 1 dengan sifat-sifatpolutan, berat molekul 30.03 kg / kmol, informasi lain satu perokok memproduksi 3,7 mgformaldehida per detik. Dengan menggunakan metode numerik, waktu pengekstrakan polutandan kuantitas kandungannya akan ditampilkan untuk bagian kamar tidur 1 yang berada padalantai dasar. Kandungan formaldehyde pada kondisi sebelumnya akan dibandingkan dengankondisi di daerah tropis, Depok, Indonesia.Kata kunci: Formaldehida, unit ventilasi mekanik aliran sederhana, kondisi cuaca transien,metode numerik, kamar tidur 1, waktu pengekstrakan polutanAbstractThis study is intended as a research field of indoor air quality. This problem regarding the habitsof life for residents living with unhealthy lifestyle, with smoking indoors can cause healthproblems for occupants . The clean air quality in the room can keep the health hazards that maycause harm to death. Actual condition to be analized was a new residential house with groundfloor section area of 82.06 m². At home was installed one unit simple mechanical ventilationsystem. The simulation was performed using transient weather conditions for locations inMériadec, France. Source pollutants , formaldehyde , generated from cigarette smokegenerated by one person and five people in the room . Furthermore , pollutants placed in thebedroom with the number 1 pollutant properties , molecular weight 30.03 kg / kmol, otherinformation the smokers produce 3.7 mg of formaldehyde per second . By using numericalmethods , extraction time and quantity of pollutants abortion will shown for section 1 bedroomlocated on the ground floor . The content of formaldehyde in the previous conditions will becompared with the conditions in the tropics , Depok , Indonesia .Keywords: Formaldehyde, a simple flow mechanical ventilation units, transient weatherconditions, numerical methods , bedroom 1 , extraction time pollutants
EVALUASI LEVEL OF SERVICE MELALUI KONFIGURASI SPASIAL BERBASIS SPACE SYNTAX PADA TERMINAL 3 DOMESTIK SOETTA: Evaluating Level of Service Through Space Syntax-Based Spatial Configuration Analysis at Terminal 3 Domestic, Soekarno–Hatta International Airport Dwinanto Dwinanto
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2026
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v10i2.4764

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the relationship between spatial configuration and Level of Service (LoS) within the domestic terminal using the Space Syntax approach and IATA Airport Development Reference Manual (ADRM) 12th Edition. The research employed a quantitative-descriptive method through Visibility Graph Analysis (VGA) using DepthmapX to assess spatial integration, connectivity, and intelligibility across the main passenger processing areas, including check-in hall, security checkpoint, boarding lounge, baggage claim hall, and arrival hall. LoS evaluation was conducted based on peak hour passenger demand, queue capacity, processing time, and spatial capacity standards. The results indicate that the terminal has a strong linear spatial structure with high integration values along the main circulation corridors, supporting efficient passenger movement and orientation. However, several high-demand areas, particularly the check-in hall and baggage claim hall, still experience sub-optimum operational performance despite having adequate spatial capacity. The study concludes that effective terminal performance is influenced not only by spatial configuration but also by operational processing capacity and passenger flow distribution. Keyword: Space Configuration, Level of Service, Passenger Circulation, Airport Terminal, Visibility Graph Analysis Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan konfigurasi spasial terhadap Level of Service (LoS) pada terminal domestik menggunakan pendekatan Space Syntax dan Airport Development Reference Manual (ADRM) 12th Edition. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui Visibility Graph Analysis (VGA) menggunakan DepthmapX untuk menganalisis tingkat integration, connectivity, dan intelligibility pada area utama terminal, meliputi check-in hall, security checkpoint, boarding lounge, baggage claim hall, dan arrival hall. Evaluasi LoS dilakukan berdasarkan beban penumpang jam sibuk, kapasitas antrean, waktu pemrosesan, dan standar kapasitas ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terminal memiliki struktur spasial linear yang kuat dengan tingkat integrasi tinggi pada koridor utama sehingga mendukung efisiensi pergerakan dan orientasi penumpang. Namun, beberapa area dengan intensitas pergerakan tinggi, terutama check-in hall dan baggage claim hall, masih menunjukkan performa operasional sub-optimum meskipun secara spasial memiliki kapasitas ruang yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa performa terminal tidak hanya dipengaruhi oleh konfigurasi spasial, tetapi juga oleh kapasitas operasional dan distribusi arus penumpang. Kata Kunci: Konfigurasi Spasial, Tingkat Layanan, Sirkulasi Penumpang, Terminal Bandar udara, Analisis Grafis Visibilitas