Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebijakan Politik Pendidikan Di Indonesia asep imam munandar
An-Nidhom Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v4i2.4413

Abstract

Pendidikan memiliki ruang untuk melakukan kritik atas kekuasaan yang menyeleweng, dan politik kita harus membuka pandangan kita bahwa politik itu sebagai suatu seni yang memungkinkan sesuatu atau mewujudkan sesuatu. Maka ketika kita niatan, cara, atau tujuan berpolitik itu baik, politik bukanlah sesuatu yang kotor, justru mulia, baik, natural, dan alamiah sebagai bentuk kemanusiaan dari manusia sebagai individu karena setiap orang yang hidup didunia memiliki keinginan, harapa, impian. politik dan pendidikan sama-sama berkaitan dengan urusan manusia hidup didunia, sama-sama sebagai salah satu alat atau jalan manusia untuk mencapai tujuannya, dan manusia sama sekali tidak bisa dikatakan apolitis dan tidak berpendidikan secara total. Manusia sekecil apa pun tetap berpolitis dan berpendidikan. Perbedaannya, politik lebih berkaitan dengan pencapaian posisi manusia dalam wilayah atau sebuah kekuasaan, baik itu skala besar ataupun skala kecil, sementara pendidikan lebih pada pencapaian manusia memperoleh pengetahuan, kecerdasan, dan keterampilan untuk persiapan hidup kedepan atau terjun dalam masyarakat yang lebih luas.