Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH PADAT INDUSTRI PULP UNTUK PUPUK ORGANIK Sri Komarayati; Gusmailina Gusmailina
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 25, No 2 (2007): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2007.25.2.137-146

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pupuk organik dari limbah padat industri pulp, dalam rangka meningkatkan nilai tambah limbah. Penelitian pembuatan pupuk organik dilakukan selama dua bulan.  Untuk mempercepat proses  pengomposan digunakan aktivator hayati dengan dosis 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pupuk organik limbah padat industri  pulp  masih rendah terutama unsur hara makro seperti P 0,47 - 0,65%;   Ca 0,34 - 0,45%;   K 0,09 - 0,22%;   Mg 0,07 - 0,31 % dan   0,38  - 0,85%.Untuk  meningkatkan kualitas   pupuk  organik tersebut  telah dilakukan  pencampuran  dengan bahan organik seperti  pupuk kandang merk KARYANA, pupuk organik merk SUKOIJO, pupuk semi organik ZEOSUPER dan pupuk semi organik ZEOREA. Dari hasil pencampuran dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan unsur  hara NPK. Perbandingan 10  bagian pupuk organik sludge:  1  bagian ZEOREA, dapat meningkatkan kadar N, P dan K menjadi  4,72%; 2,90% dan 4,09%.
PEMANFAATAN LIMBAH PADAT INDUSTRI PULP UNTUK PUPUK ORGANIK Sri Komarayati; Gusmailina Gusmailina
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 25, No 2 (2007): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2007.25.2.137-146

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pupuk organik dari limbah padat industri pulp, dalam rangka meningkatkan nilai tambah limbah. Penelitian pembuatan pupuk organik dilakukan selama dua bulan.  Untuk mempercepat proses  pengomposan digunakan aktivator hayati dengan dosis 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pupuk organik limbah padat industri  pulp  masih rendah terutama unsur hara makro seperti P 0,47 - 0,65%;   Ca 0,34 - 0,45%;   K 0,09 - 0,22%;   Mg 0,07 - 0,31 % dan   0,38  - 0,85%.Untuk  meningkatkan kualitas   pupuk  organik tersebut  telah dilakukan  pencampuran  dengan bahan organik seperti  pupuk kandang merk KARYANA, pupuk organik merk SUKOIJO, pupuk semi organik ZEOSUPER dan pupuk semi organik ZEOREA. Dari hasil pencampuran dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan unsur  hara NPK. Perbandingan 10  bagian pupuk organik sludge:  1  bagian ZEOREA, dapat meningkatkan kadar N, P dan K menjadi  4,72%; 2,90% dan 4,09%.