Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Struktur Modal dan Laba pada Perusahaan Umum Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Mangkaluku Kota Palopo Tahun 2016 - 2020 Renaldi Renaldi; Suryati Suryati
JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jemma.v4i2.847

Abstract

AbstrakStruktur modal dikatakan optimal bilamana dapat meminimumkan biaya modal rata-rata tertimbang (Weighted Avarage Cost of Capital) dan memaksimumkan Return On Equity (ROE). Disamping itu akan tergambar apakah struktur modal tersebut menghasilkan Lavarage yang positif yaitu suatu kondisi dimana Rentabilitas Ekonomi lebih besar dari biaya modal rata-rata tertimbang. Penelitian yang dilakukan pada Perusahaan Umum Air Minum Daerah Tirta Mangkaluku Kota Palopo untuk menganalisis pengaruh struktur modal terhadap biaya modal yang ditimbulkan, menganalisis berapa besar proporsi modal pinjaman jangka panjang pada beberapa alternatif struktur modal (2016 – 2020) dan menganalisis tingkat laba yang diperoleh perusahaan pada setiap alternatif struktur modal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal pada perusahaan ini khususnya tahun 2019 dan 2020, sudah optimal dimana Return On Equity (ROE) setelah hutang jangka panjang adalah 1,45% (2019) dan 1,60% (2020) yang lebih besar dari biaya modal rata-rata tertimbang yaitu 0,50% (2019) dan 0,37% (2020). Selain hal diatas, Struktur modal tersebut juga telah menghasilkan Leverage positif dimana secara rata-rata Rentabilitas Ekonomi diangka 1,52% jauh lebih besar dari rata-rata biaya modal rata-rata tertimbang yaitu sebesar 0,60%. Dengan mempertahankan komposisi struktur modal yang ada atau mengembangkan pada komposisi yang lebih baik, maka semakin menjamin kontribusi dari laba Perusahaan Umum Air Minum Daerah Tirta Mangkaluku kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Palopo. Kata Kunci : Biaya Modal, Kinerja Keuangan, Struktur ModalAbstractThe optimization of capital Structure can happen if there's a condition where the Weighted Average Cost of Capital can be minimized and the Return of Equity (ROE) is maximized. The result will tell whether the capital structure can bring out the positive leverage or not. The positive leverage is a condition where economic rentability is bigger than the Weighted Average Cost of Capital. The purpose of the research on Mangkaluku Municipal Waterwork in Palopo City are to analyze the impact of capital structure toward the capital cost, to analyze the proportion of long-term capital loan on some alternatives of capital structure from 2016 to 2020 and to analyze the profit rate that is gained by the company on those alternatives of capital structure. The result of this study is showing that the capital structure rate of this company, especially in 2019 until 2020 shows the optimization of Return of equity (ROE) in this company after the long-term debt. The Return of Equity (ROE) in 2019 and 2020 reached 1,45% and 1,60%. The number is bigger than the Weighted Average Cost of Capital  as much of 0,50% in 2019 and 0,37% in 2020. Besides, that structure modal has resulted in positive levarage, where the average of economic rentability is 1,52%, which is 0,60% bigger than the Weighted Average Cost of Capital. By maintaining the existing modal structure composition or to develop the better composition, it will secure the profit contribution in the company of Mangkaluku Municipal Waterpark toward the locally-generated revenue of Palopo City. Keyword: Capital Structure Analisys, Cost of Capital, Financial Performance
Analisis Kinerja Keuangan pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018 Rafiqah Asaff; Suryati Suryati
JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jemma.v3i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018 dengan metode CAMEL, untuk melihat apakah PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berada pada predikat sehat atau tidak sehat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan studi pustaka dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa profil PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan data laporan keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang diterbitkan di www.idx.co.id, serta data-data pendukung lainnya yang berkaitan dengan penelitian. Selanjutnya data yang telah diperoleh ini dianalis terlebih dahulu dengan rasio keuangan, lalu ditentukan nilai akhir CAMEL pada setiap periode dengan mengalikan nilai kredit masing-masing rasio dengan bobot CAMEL yang telah ditetapkan oleh BI. Rasio-rasio yang digunakan antara lain CAR (aspek Capital), KAP (aspek Asset), NPM (aspek Management), ROA dan BOPO (aspek Earning), serta LDR (aspek Liquidity). Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai akhir CAMEL sebesar 92,84 untuk tahun 2014, 93,01 untuk tahun 2015, 91,99 untuk tahun 2016, 92,44 untuk tahun 2017 dan 92,29 untuk tahun 2018. Semua hasil tersebut berada pada predikat dengan kategori sehat, karena berada pada rentang angka 81-100. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan metode CAMEL tahun 2014-2018 berada dalam predikat sehat.