Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN KARAKTERISTIK BAHAN BAKU DAN PULP KRASIKARPA (Acacia crassicarpa A. Cunn) UMUR 1 SAMPAI 4 TAHUN Opik Taupik Akbar; Yeni Aprianis
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 37, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2019.37.2.93-104

Abstract

 99Kayu krasikarpa (Acacia crassicarpa A. Cunn.) merupakan salah satu jenis cepat tumbuh di lahan gambut yang banyak digunakan sebagai bahan baku pulp dan kertas. Sifat pulp dan kimia kayu krasikarpa pada awal pertumbuhan belum banyak dipelajari secara intensif. Tujuan penelitian ini mempelajari sifat kimia kayu dan pulp krasikarpa pada pertumbuhan awal, umur 1-4 tahun. Sampel kayu diambil dari lahan gambut Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Arara Abadi (Sinarmas Forestry), Riau. Sifat kimia kayu diamati meliputi kadar ekstraktif dalam kelarutan etanol benzena, lignin, dan selulosa, sifat pulp yang dipelajari meliputi rendemen pulp, dan produktivitas pulp, serta kerapatan dan konsumsi kayu.. Sampel kayu dimasak menggunakan metode kraft dengan aktif alkali 18%, sulfiditas 25%, perbandingan kayu dengan larutan pemasak 1:4, dan suhu pemasakan 165ºC selama 3 jam. Analisa data menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor umur berpengaruh signifikan pada semua aspek yang diteliti. Berdasarkan uji lanjut LSD (Least Signifigant Differences), yang berpengaruh signifikan antara lain: kadar ekstraktif pada umur 4 tahun, selulosa dan lignin pada umur 1 tahun, rendemen pulp pada umur 1 tahun, kerapatan pada umur 4 tahun, produktivitas dan konsumsi kayu pada umur 1 dengan 3 dan 4 tahun. Setelah dua tahun ekstraktif mulai meningkat, kadar lignin dan selulosa mulai stabil, dan rendemen pulp mulai menurun. Konsumsi kayu menurun seiring bertambahnya umur, semakin tua umur pohon, semakin rendah konsumsi kayu.
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK BAHAN BAKU DAN PULP KRASIKARPA (Acacia crassicarpa A. Cunn) UMUR 1 SAMPAI 4 TAHUN Opik Taupik Akbar; Yeni Aprianis
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 37, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2019.37.2.93-104

Abstract

 99Kayu krasikarpa (Acacia crassicarpa A. Cunn.) merupakan salah satu jenis cepat tumbuh di lahan gambut yang banyak digunakan sebagai bahan baku pulp dan kertas. Sifat pulp dan kimia kayu krasikarpa pada awal pertumbuhan belum banyak dipelajari secara intensif. Tujuan penelitian ini mempelajari sifat kimia kayu dan pulp krasikarpa pada pertumbuhan awal, umur 1-4 tahun. Sampel kayu diambil dari lahan gambut Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Arara Abadi (Sinarmas Forestry), Riau. Sifat kimia kayu diamati meliputi kadar ekstraktif dalam kelarutan etanol benzena, lignin, dan selulosa, sifat pulp yang dipelajari meliputi rendemen pulp, dan produktivitas pulp, serta kerapatan dan konsumsi kayu.. Sampel kayu dimasak menggunakan metode kraft dengan aktif alkali 18%, sulfiditas 25%, perbandingan kayu dengan larutan pemasak 1:4, dan suhu pemasakan 165ºC selama 3 jam. Analisa data menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor umur berpengaruh signifikan pada semua aspek yang diteliti. Berdasarkan uji lanjut LSD (Least Signifigant Differences), yang berpengaruh signifikan antara lain: kadar ekstraktif pada umur 4 tahun, selulosa dan lignin pada umur 1 tahun, rendemen pulp pada umur 1 tahun, kerapatan pada umur 4 tahun, produktivitas dan konsumsi kayu pada umur 1 dengan 3 dan 4 tahun. Setelah dua tahun ekstraktif mulai meningkat, kadar lignin dan selulosa mulai stabil, dan rendemen pulp mulai menurun. Konsumsi kayu menurun seiring bertambahnya umur, semakin tua umur pohon, semakin rendah konsumsi kayu.
Potensi Tiga Jenis Kayu Tanah Gambut Sumatera sebagai Bahan Baku Pulp dan Kertas (The Potential of Three Peat Land Woods of Sumatera as Pulp and Paper Raw Material) Kanti D Rizqiani; Yeni Aprianis; Ahmad Junaedi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Vol 17, No 2 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis
Publisher : Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51850/jitkt.v17i2.192

Abstract

The growth of pulp and paper industries has encouraged the expansion of the industrial plantation forests for pulp wood. The  exotic species planted for pulp wood initially maintained a relatively high productivity, however it decreases in the following rotation cycles.  The peat land wood species of Sumatera could be an alternative for exotic species. However, the insufficient information on the wood properties has brought about they are less considered. This paper examined the fiber quality of Sumatran local peat-wood and its possibility as a raw material of pulp and paper. For specific gravity, samples were selected based on three different diameter groups in each plot. Fiber properties (dimension and fiber derivative values) used to asses the suitability of the wood for pulp and paper raw material were determined in accordance with the method of the Forest Product Laboratory (FPL). The resulted data and information were compared to those of krasikarpa (Acacia crassicarpa Benth.). The results showed that the fiber quality of sekubung wood was classified into grade II, while gerunggang and mahang putih were classified into grade III. The specific gravity of gerunggang wood was higher than these of other woods and comparable to that of krasikarpa. Although the growth of Sumatran local peat-wood is still low, however, conformity with government regulations (Government Regulation Number 57-2016 and Ministry of Environment and Forestry Regulation Number 17-2017) and fiber quality, the local peat-wood could potentially substitute the exotic wood species.