Wesman Endom
Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan Jl. Gunung BatunNo. 5, Bogor 16610, Tlp. 0251-8633378, Fax. 251-8633413

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI CACAT BATANG PADA PRODUKSI KAYU JATI Wesman Endom
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 30, No 1 (2012): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3712.207 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2012.30.1.40-50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi akibat pengaruh keberadaan cacat pada batang hasil produksi kayu jati, terdiri dari gerowong total (GT), gerowong sebagian (GS) maupun cacat kecil (CK). Penelitian dilakukan di Cepu yaitu di TPK Batokan, TPK Pasar Sore, dan TPK Cabak. Rata-rata persentase gerowong dan AK volume aktual campuran kayu bundar jati GT pada tiga lokasi tersebut, berturut-turut 18.28% (0.01-46.52%) dan 0.82 (0.54-0.99). Berarti untuk setiap 1 m3 campuran kayu bundar jati gerowong tembus memiliki VG = 0.18 m3 (0.01-0.47 m3), dengan AK volume aktual = 0.82 (0.54-0.99 m3) per m3. Untuk campuran kayu bundar jati GS, nilai VG dan AK berturut-turut 6.65% (0.01-23.82%) dan 0.94 (0.76-0.99) sehingga setiap 1 m3 campuran kayu bundar jati gerowong tersebut memiliki GS sebesar 0.06 m3 (0.0001-0.24 m3), dan AK untuk setiap 1 m3 terdapat volume aktual = 0.94 (0.76-0.99 m3). Untuk campuran kayu bundar jati CK berturut-turut 1.77% (0.06-14.86%) dan 0.98 (0.85-0.99), yang berarti untuk setiap 1 m3 campuran kayu bundar jati gerowong tersebut memiliki GS 0.02 m3 (0.0006-0.15 m3), dengan AK untuk setiap 1 m3 terdapat volume aktual = 0.98 (0.85-0.99 m3).
STUDI CACAT BATANG PADA PRODUKSI KAYU JATI Wesman Endom
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 30, No 1 (2012): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2012.30.1.40-50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi akibat pengaruh keberadaan cacat pada batang hasil produksi kayu jati, terdiri dari gerowong total (GT), gerowong sebagian (GS) maupun cacat kecil (CK). Penelitian dilakukan di Cepu yaitu di TPK Batokan, TPK Pasar Sore, dan TPK Cabak. Rata-rata persentase gerowong dan AK volume aktual campuran kayu bundar jati GT pada tiga lokasi tersebut, berturut-turut 18.28% (0.01-46.52%) dan 0.82 (0.54-0.99). Berarti untuk setiap 1 m3 campuran kayu bundar jati gerowong tembus memiliki VG = 0.18 m3 (0.01-0.47 m3), dengan AK volume aktual = 0.82 (0.54-0.99 m3) per m3. Untuk campuran kayu bundar jati GS, nilai VG dan AK berturut-turut 6.65% (0.01-23.82%) dan 0.94 (0.76-0.99) sehingga setiap 1 m3 campuran kayu bundar jati gerowong tersebut memiliki GS sebesar 0.06 m3 (0.0001-0.24 m3), dan AK untuk setiap 1 m3 terdapat volume aktual = 0.94 (0.76-0.99 m3). Untuk campuran kayu bundar jati CK berturut-turut 1.77% (0.06-14.86%) dan 0.98 (0.85-0.99), yang berarti untuk setiap 1 m3 campuran kayu bundar jati gerowong tersebut memiliki GS 0.02 m3 (0.0006-0.15 m3), dengan AK untuk setiap 1 m3 terdapat volume aktual = 0.98 (0.85-0.99 m3).