AbstrakPembangkit Listrik Tenaga Air di Indonesia banyak dipasang menggunakan turbin pelton. Turbin pelton adalah alat yang bekerja untuk mengubah energi kinetik air menjadi energi mekanik berupa putaran poros yang digunakan untuk generator listrik dan menghasilkan tenaga listrik. Desain turbin pelton itu unik, maka perancang harus melakukan perancangan baru setiap akan membuat turbin baru atau turbin pengganti dalam pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan pembangkit listrik turbin pelton dan menganalisis regresi sistem kerjanya. Dengan menggunakan metode rekayasa peniruan, prototype turbin pelton dibuat agar dapat dilakukan pengukuran analisis regresi terhadap hubungan daya pengisian alternator terhadap jumlah lampu, hubungan putaran alternator (rpm) terhadap jumlah lampu, hubungan daya keluaran terhadap putaran alternator dan hubungan torsi terhadap putaran alternator sehingga dapat digunakan untuk memprediksi parameter-parameter yang akan diperlukan dalam merancang sistem pembangkit listrik turbin pelton nantinya. Dari hasil analisis regresi, diperoleh koefisien korelasi dengan nilai dibawah 1, pendekatan regresi telah cukup memadai dengan nilai koefisien korelasi diatas 0,9. Kesalahan pengukuran dapat terjadi karena berbagai faktor, antara lain dari alat dan sistem yang diukur belum memenuhi kondisi yang ideal. Hasil penelitian ini belum mencapai kondisi ideal, dan masih diperlukan perbaikan sistem prototype secara umum. Sehingga dapat diperoleh hubungan hasil pengukuran dengan hasil perhitungan yang baik. Kata kunci: turbin pelton, daya, torsi, analisis regresi