Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Model Pembelajaran Open Inquiry Dan Guided Inquiry Berdasarkan Kemandirian Belajar Dan Berfikir Tingkat Tinggi Pada Mata Pelajaran Biologi Kelas XI SMAN 3 Langsa Miranda Dwi Rahayu; Meutia Adela; Devi Rahayu; Noviana Noviana; Piccaso Habinsaran
SEMINAR NASIONAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data PISA (Program untuk Penilaian Siswa Internasional) PISA adalah internasional belajar tentang membaca, matematika, dan melek sains prestasi siswa mencapai usia 15 memberikan hasil. Pada tahun 2006 di Indonesia, komposisi jawaban siswa menunjukkan pemahaman yang lebih rendah dasar konsep sains (siswa tidak dapat menginterpretasikan data, menjelaskan hubungan biasa, menyelesaikan masalah), terbatas mengungkapkan dalam pikiran, memiliki logika ilmiah yang lebih rendah, kemampuan yang lebih rendah terhadap dasar ilmu pengetahuan konsep dan koneksi terhadap fakta-fakta di sekitarnya. Ini didukung dengan data kompetensi guru yang lebih rendah dan penggunaan model pembelajaran yang tidak variasi. Dalam hal ini, diperlukan suatu model pembelajaran untuk menyelesaikan masalahnya, salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah Open Enquiry dan Guided inquiry. Saat ini studi, peneliti menggunakan eksperimen sejati dengan menggunakan teknik simple random sampling. Tujuan dari ini belajar adalah; (1) untuk mengetahui perbedaan studi antara model pembelajaran Open Enquiry dan Guided inquiry, (2) untuk mengetahui perbedaan pemikiran tingkat tinggi antara model pembelajaran Open Enquiry dan Guided inquiry. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas IX SMAN 3 Langsa. Data Pembelajaran Independen diperoleh berdasarkan kuesioner sementara, pemikiran tingkat tinggi diperoleh dari pertanyaan esai. Analisis data digunakan dengan menggunakan uji Anova satu arah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ftest> Ftable, 5,805> 4,07till Penggunaan model pembelajaran memberikan hasil berbeda terhadap pembelajaran mandiri, (2) Ftest> Ftable, 4,374> 4.07 sampai penggunaan model pembelajaran memberikan hasil yang berbeda terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi.