Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Otot Manusia Berbasis Augmented Reality (AR) Sebagai Pencegahan Miskonsepsi Bagi Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Samudra Luther Ananda Sitompul; Anggi Auliana; Julinda Loyda Aritonang; Alda Nurhasanah; Sri Melda Solin
SEMINAR NASIONAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di laboratorium merupakan pembelajaran diluar kelas yang bertujuan untuk menambah kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang di dapatkan di kelas. Praktikum anatomi tubuh manusia dalam materi otot manusia merupakan salah satu materi penting bagi mahasiswa Pendidikan Biologi utuk mengetahui nama serta bagian dari struktur yang menyusun tubuh manusia tersebut. Praktikum dengan materi ini terasa sulit karen a tidak tersedia preparat asli saat praktikum dan sulitnya pehamaman yang hanya didapat lewat teori serta gambar dua dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan pembelajaran laboratorium digital berbasis Augmented Reality berbasis android untuk mencegah miskonsepsi pada mahasiswa Pendidikan biologi universitas Samudra. Hasil evaluasi dapat dikatakan bahwa aplikasi atau media sangat baik dan tidak perlu di revisi. Hasil evaluasi posttest pada kelas kontrol yang memiliki sampel berjumlah 5 orang memperoleh nilai rata-rata sebesar 73 sedangkan pada kelas eksperimen yang memiliki jumlah sampel sama memperoleh rata-rata sebesar 91. Dapat diakatakan bahwa nilai posttest meningkat setelah melakukan praktikum berbasis augmented reality. Hasil uji normalitas dengan perbandingan kelas kontrol dan kelas eksperimen dari data posttest yaitu sig.>0,050 sehingga dikatakan bahwa media Augmented reality berbasis android dapat meningkatkan pemahaman dan mencegah miskonsepsi dari praktikum berbasis dua dimensi. Dapat disimpulkan bahwa media praktik berupa Augmented reality berbasis android otot manusia dapat dikembangkan dan efektif untuk pembelajaran di laboratorium.