Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Kesiapan Satuan Pendidikan Kejuruan Dalam Penerapan Kurikulum Aceh Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Di Kota Lhokseumawe Zahratul Fitri
SEMINAR NASIONAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Aceh disusun sebagai aktualisasi Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan memberi kewenangan kepada Pemerintah Propinsi Aceh. Kurikulum Aceh adalah kurikulum inovasi dari kurikulum 2013 yang hanya diterapkan di propinsi Aceh. Kurikulum tersebut disusun untuk mewujudkan generasi muda Aceh yang berkompeten serta menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Acehan yang Islami. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah Metode Fuzzy Tsukamoto, dimana Setiap konsekuen pada aturan yang berbentuk IF-THEN harus direpresentasikan dengan suatu himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaan yang monoton. Sebagai hasilnya, output hasil inferensi dari tiap-tiap aturan diberikan secara tegas berdasarkan α-predikat. Hasil akhirnya diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobot. Konsep dasar dari penelitian ini adalah penerapan logika samar (Fuzzy Logic) yaitu Himpunan Samar (Fuzzy Sef) dan metode Penarikan Kesimpulan Samar (Fuzzy inference system) Tsukamoto untuk membantu menentukan tingkat kesiapan satuan pendidikan kejuruan dalam penerapan kurikulum Aceh di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dilakukan agar terciptanya sistem analisis yang mampu mengukur kesiapan satuan pendidikan kejuruan dalam penerapan kurikulum Aceh menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto di Kota Lhokseumawe. System analisis yang akan menjadi luaran target pada penelitian ini nantinya akan menjadi ranah baru dalam perangkat lunak yang sedang didalami oleh komunitas riset dasar khususnya dibidang teknologi pendidikan. Pengembangan dalam system pakar tersebut merupakan formulasi matematika dan algoritma umum yang dapat digunakan secara praktif oleh pengguna system yakni, guru, kepala sekolah, kepala dinas kota Lhokseumawe dan kepala dinas propinsi Aceh. Selain itu, eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan analisis permasalahan yang sesungguhnya (real) yang sedang terjadi pada aspek pendidikan saat ini. Dengan menggunakan system analisis ini dapat diketahui tingkat kesiapan dan hambatan satuan pendidikan kejuruan di Kota Lhokseumawe dalam menerapkan kurikulum Aceh.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KOMUNIKASI DARING ASINKRON MELALUI METODE TUTOR SEBAYA KELAS X PBS SMK NEGERI 3 LHOKSEUMAWE (The Efforts to Improve Students’ Learning Outcomes on Asynchronous Online Communication Materials through The Tutor Method for Class X PBS SMK Negeri 3 Lhokseumawe) Zahratul Fitri; Muhammad Faisal; Eka Utaminingsih
Jurnal Ilmiah Didaktika Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Didaktika Agustus 2021
Publisher : Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri (UIN) of Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jid.v22i1.7894

Abstract

Peer tutors are used for students assigned to help with learning difficulties because the relationship between friends is closer than the relationship between teachers. The selection of the Peer Tutor learning model is beneficial for students working on material to their peers. The research objective was to improve student learning outcomes by applying the Peer Tutor method on Asynchronous Online Communication material in class X PBS SMKN 3 Lhokseumawe. The results showed that student learning outcomes on Asynchronous Online Communication material increased from cycle I to cycle II. In cycle I of 28 students with 22 students completeness, the average score was 74.1, and the percentage level of learning completeness was 78. , 6% and an increase in cycle II, namely as many as 25 students completed learning from 28 students, the average score was 77.8, with the percentage level of learning completeness of 89%, and the level of student activity in learning increased, such as discussing activities with friends. The group in cycle I amounted to 11.90% and increased in cycle II by 16.28%, which impacted student learning outcomes. The conclusion is that the Peer Tutor method can be used in the learning of Digital Communication and Simulation, which positively impacts students' learning outcomes on Asynchronous Online Communication material for class X PBS students of SMKN 3 Lhokseumawe. Furthermore, it can be used as an alternative to learning in other materials.
Analisis Error dan Epoch dengan Pengembangan Adaptive Learning Rate dan Parameter Momentum pada Metode Backpropagation Zahratul Fitri
Jurnal Infomedia:Teknik Informatika, Multimedia & Jaringan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Infomedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.231 KB) | DOI: 10.30811/jim.v3i2.680

Abstract

Abstrak— Algoritma backpropagation merupakan bagian dari Jaringan Syaraf Tiruan (JST) yang memiliki beberapa layar tersembunyi. Algoritma backpropagation juga merupakan multi-layer yang banyak digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang luas, akan tetapi, algoritma backpropagation juga memiliki kelamahan pada proses pembelajaran yang cukup lambat. Pada penelitian ini penulis menganalisis bagaimana mengembangkan algoritma backpropagation dengan menggunakan learning rate dan parameter momentum untuk meminimalisir error dan epoch yang akurat sebagai proses menghitung perubahan bobot. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengembangan yang dilakukan memperoleh nilai paling baik pada nilai momentum yaitu 0,9 dan 1.0 dan nilai learning rate yaitu 0,7. Hal ini membuktikan bahwa nilai pembelajaran dengan menggunakan nilai parameter momentum dan nilai learning rate diatas sangat baik digunakan sebagai percepatan laju konvergensi.Kata kunci— Algoritma Backpropagation, Parameter Momentum, Adaptive Learning Rate . Abstract— Backpropagation algorithm is part of an Artificial Neural Network (ANN), which has some hidden screen. Backpropagation algorithm is also a multi-layer finish that is widely used for large problems, however, the backpropagation algorithm also has weaknesses in the learning process is quite slow. In this study the authors analyze how to develop a backpropagation algorithm using learning rate and momentum parameters to minimize the error and accurate epoch as the process of calculating the weight change. The result showed that the development is carried out to obtain best value on the momentum value of 0.9 and 1.0 and the value of learning rate is 0.7. It is proved that the value of learning by using the parameter values of momentum and learning rate values above are best used as a convergence rate acceleration.Keywords— Backpropagation Algorithm, Parameter of Momentum, Adaptive   Learning Rate
Simulasi Permodelan Neural Network dengan Backpropagation pada Pemograman C# Zahratul Fitri
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol 2, No 2 (2019): J-SISKO TECH EDISI JULI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v2i2.134

Abstract

Neural Network atau Jaringan Saraf Tiruan adalah salah satu system tiruan yang memproses informasi yang dilakukan dengan cara mendesaign dengan menirukan cara kerja manusia dalam proses belajarnya sehingga menyelesaikan suatu permasalahan melalui proses belajar pada perubahan bobot  sinapsisnya (1).Penelitian ini mensimulasikan model jaringan saraf tiruan pada suatu simulasi yang terdiri dari satu lapisan input (X1 s/d X120), 2 lapisan tersembunyi/ hidden layer (Z1-1 s/d Z1-241) dan (Z2-1 s/d Z2-241), dan 1 lapisan output dengan 21 neuron.Hasil simulasi model jaringan saraf tiruan pada inputan learning rate = 0.5, Treshold = 0.5, Setting Error = 0.001 dan Max Epoch = 1000 menghasilkan nilai MSE = 0.24999581738619.
Analisis Kesiapan Satuan Pendidikan Kejuruan Dalam Penerapan Kurikulum Aceh Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Di Kota Lhokseumawe Zahratul Fitri
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol 3, No 1 (2020): J SISKO TECH EDISI JANUARI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v3i1.206

Abstract

Kurikulum Aceh disusun sebagai aktualisasi Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan memberi kewenangan kepada Pemerintah Propinsi Aceh. Kurikulum Aceh adalah kurikulum inovasi dari kurikulum 2013 yang hanya diterapkan di propinsi Aceh. Kurikulum tersebut disusun untuk mewujudkan generasi muda Aceh yang berkompeten serta menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Acehan yang islami. Propinsi Aceh merupakan propinsi paling barat Indonesia, memiliki kekayaan alam yang melimpah dan letaknya yang sangat strategis adalah acuan utama pemerintah untuk mempersiapkan generasinya dalam rangka mendukung cita-cita nasional menjadikan bonus demografi pada tahun 2028 sampai 2031 menjadi kekuatan bangsa. Untuk mewujudkan cita-cita dimaksud perlu adanya persiapan generasi muda sejak dini. Pendidikan adalah instrumen utama yang penting diperhatikan, semua aspek mestilah bersinergi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.          Adapun fokus pada penelitian ini adalah kesiapan satuan pendidikan kejuruan di Kota Lhokseumawe. Peneliti menganalisis indikator-indikator yang berhubungan langsung dengan tingkat kesiapan sekolah dalam menerapkan kurikulum Aceh. Indikator-indikator  dimaksud tidak keluar dari delapan standar pendidikan nasional yang telah dirumuskan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian. Kedelapan standar tersebut akan dijabarkan dalam indikator-indikator dan sub indikator.            Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah Metode Fuzzy Tsukamoto, dimana Setiap konsekuen pada aturan yang berbentuk IF-THEN harus direpresentasikan dengan suatu himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaan yang monoton. Sebagai hasilnya, output hasil inferensi dari tiap-tiap aturan diberikan secara tegas berdasarkan α-predikat. Hasil akhirnya diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobot. Konsep dasar dari penelitian ini  adalah  penerapan logika samar  (Fuzzy  Logic) yaitu  Himpunan  Samar  (Fuzzy  Sef)  dan  metode  Penarikan  Kesimpulan  Samar  (Fuzzy lnference system) Tsukamoto untuk membantu menentukan tingkat kesiapan satuan pendidikan kejuruan dalam penerapan kurikulum Aceh di Kota Lhokseumawe.
Pengelompokan Fitur Color Structure Descriptor (CSD) Menggunakan Support Vector Machine (SVM) Untuk Citra Busana Tradisional Aceh Eka Utaminingsih; Rika Silviani; Zahratul Fitri
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 4, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.586 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v4i1.134

Abstract

Penerapan Metode Computational Thinking Pada Kurikulum Aceh Untuk Mencapai Kognitif "Mencipta" di SMK Kota Lhokseumawe Zahratul Fitri; Eka Utaminingsih
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 4, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.355 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v4i1.124

Abstract