Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEMAMPUAN SEPULUH STRAIN JAMUR MELAPUKKAN EMPAT JENIS KAYU ASAL MANOKWARI Djarwanto Djarwanto; Sihati Suprapti; Freddy Jontara Hutapea
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 36, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.52 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2018.36.2.129-138

Abstract

Kemampuan jamur melapukkan kayu bervariasi berdasarkan strain jamurnya. Tujuan penelitian ini mempelajari kemampuan sepuluh strain jamur pelapuk terhadap empat jenis kayu dari Manokwari. Contoh  kayu  yang  diuji  menggunakan  metode  Kolle  flask  mengacu  pada  SNI  7207:  2014.  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  Chaetomium  globosum  dan  Lentinus  lepideus  termasuk  kelompok  jamur yang memiliki kemampuan melapukkan kayu rendah, empat jenis jamur yaitu Schizophyllum commune, Trametes  sp.  HHBI-379,  Trametes  sp.  HHBI-332,  Phlebia  brevispora  berkemampuan  sedang,  adapun yang termasuk kelompok jamur berkemampuan melapukkan tinggi yaitu Polyporus arcularius, Polyporus sp., Pycnoporus sanguineus dan Tyromyces palustris. Kehilangan berat kayu tertinggi didapatkan pada kayu gubal Rhus taitensis yang diumpankan pada Polyporus sp., sedangkan kehilangan berat terendah tercatat pada  kayu teras  Haplolobus  sp.  yang  diumpankan  pada  L.  lepideus.  Berdasarkan  klasifikasi ketahanan kayu  terhadap  serangan  jamur  pelapuk,  maka  tiga  jenis  kayu  yaitu  Tetrameles  nudiflora,  Rhus  taitensis, Pimeleodendron amboinicum termasuk kelompok kayu tidak-tahan (kelas IV), dan Haplolobus sp. termasuk kelompok kayu tahan terhadap jamur pelapuk (kelas II).
KEMAMPUAN SEPULUH STRAIN JAMUR MELAPUKKAN EMPAT JENIS KAYU ASAL MANOKWARI Djarwanto Djarwanto; Sihati Suprapti; Freddy Jontara Hutapea
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 36, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2018.36.2.129-138

Abstract

Kemampuan jamur melapukkan kayu bervariasi berdasarkan strain jamurnya. Tujuan penelitian ini mempelajari kemampuan sepuluh strain jamur pelapuk terhadap empat jenis kayu dari Manokwari. Contoh  kayu  yang  diuji  menggunakan  metode  Kolle  flask  mengacu  pada  SNI  7207:  2014.  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  Chaetomium  globosum  dan  Lentinus  lepideus  termasuk  kelompok  jamur yang memiliki kemampuan melapukkan kayu rendah, empat jenis jamur yaitu Schizophyllum commune, Trametes  sp.  HHBI-379,  Trametes  sp.  HHBI-332,  Phlebia  brevispora  berkemampuan  sedang,  adapun yang termasuk kelompok jamur berkemampuan melapukkan tinggi yaitu Polyporus arcularius, Polyporus sp., Pycnoporus sanguineus dan Tyromyces palustris. Kehilangan berat kayu tertinggi didapatkan pada kayu gubal Rhus taitensis yang diumpankan pada Polyporus sp., sedangkan kehilangan berat terendah tercatat pada  kayu teras  Haplolobus  sp.  yang  diumpankan  pada  L.  lepideus.  Berdasarkan  klasifikasi ketahanan kayu  terhadap  serangan  jamur  pelapuk,  maka  tiga  jenis  kayu  yaitu  Tetrameles  nudiflora,  Rhus  taitensis, Pimeleodendron amboinicum termasuk kelompok kayu tidak-tahan (kelas IV), dan Haplolobus sp. termasuk kelompok kayu tahan terhadap jamur pelapuk (kelas II).