Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi dan Analisis Media dalam Evakuasi Mahasiswa WNI dari Thailand Saat Pandemi COVID19 Dimas Prakoso Nugroho
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 1 No. 1 (2020): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Institut Bisnis dan Komunikasi LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103001120201

Abstract

Pendahuluan: Mahasiswa WNI peserta program KKN menjadi pihak yang rentan terjebak di luar negeri selama masa pandemi COVID19. Evakuasi mahasiswa menjadi solusi untuk menjamin keselamatan sekaligus bentuk perlindungan WNI. Perguruan tinggi sebagai pelaku hubungan luar negeri wajib melaksanakan perlindungan WNI salah satunya melalui evakuasi. Ketersediaan data, informasi dan akses komunikasi menjadi garda depan dalam proses evakuasi mahasiswa. Penelitan ini mengelaborasi bagaimana implementasi komunikasi dan analisis media dalam evakuasi mahasiswa WNI dari Thailand saat pandemi COVDI19. Tujuan makalah: penelitian ini ingin mengetahui implementasi komunikasi dan analisis media dalam evakuasi mahasiswa WNI saat pandemi COVID19. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengelola program luar negeri perguruan tinggi saat berhadapan dengan situasi krisis. Ketersediaan referensi ini penting internasionalisasi perguruan tinggi sedang gencar dilakukan namun best practice masih sangat minim. Metode: metode penelitian deskriptif kualititatif dinilai mampu menjadi pisau analisis untuk menjawab pertanyaan penelitian. Temuan: Komunikasi dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri dapat digunakan untuk membantu proses evakuasi. Banyaknya dari pemberitaan media, unggahan resmi dan utasan media sosial membuat penguasaan multimetode untuk melakukan analisa media penting dikuasai. Jumlah data dan informasi yang di analisa secara massif berpotensi menimbulkan stress di kalangan tim evakuasi Kesimpulan: Evakuasi mandiri dapat dilakukan oleh perguruan tinggi secara jarak jauh dengan berpegang pada jejaring komunikasi yang telah terjalin dengan baik dan kemampuan untuk melakukan analisa media mulai dari proses penelusuran informasi, verifikasi kebenaran informasi melalui fact Checking, hingga analisis framming media. Guna menyajikan informasi yang akurat, kredibel dan dapat digunakan dalam evakuasi, penguasaan multi metode analisa penting dimiliki oleh pusat data dan komunikasi.