Totok K Waluyo
Pusat Litbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan Jl. Gunung Batu No. 5 Bogor, Telp./Fax. (0251) 8633378, 8633413

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN SIFAT FISIKO-KIMIA 5 JENIS JERNANG Totok K Waluyo
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2013.31.2.141-150

Abstract

Jernang adalah resin hasil sekresi buah rotan jernang. Jernang yang berasal dari Indonesia di pasaran Internasional dikenal dari jenis Daemonorops draco Blume. Hasil eksplorasi jenis ditemukan 5 jenis rotan jernang yang menghasilkan resin jernang di kabupaten Sarolangun, Jambi. Ke 5 jenis tersebut jernang burung (Daemonorops didymophylla Becc.); jernang umbut (Daemonorops melanochaetes Blume.); jernang rambai (Daemonorops draco Blume.); jernang kalamuai (Daemonorops longipes Mart.) dan jernang kepala puyuh (Daemonorops sp.). Pengujian sifat fisiko-kimia jernang berdasarkan SNI 1671:2010 dan analisis komponen kimia menggunakan GSMS. Rendemen resin terendah adalah jernang burung (1,20%), sedangkan jenis lainnya cukup tinggi yaitu berkisar 11-12%. Kadar air ke 5 jenis jernang berkisar 3-5%, kadar kotoran 4-6%, kadar abu 0-2% dan titik leleh 85-105°C. Drakorhodin sebagai penanda/penciri jernang terdapat pada ke 5 jenis jernang tersebut. Eksplorasi rotan jernang perlu dilanjutkan untuk mendapatkan jenis rotan potensial menghasilkan jernang.
PERBANDINGAN SIFAT FISIKO-KIMIA 5 JENIS JERNANG Totok K Waluyo
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2013.31.2.141-150

Abstract

Jernang adalah resin hasil sekresi buah rotan jernang. Jernang yang berasal dari Indonesia di pasaran Internasional dikenal dari jenis Daemonorops draco Blume. Hasil eksplorasi jenis ditemukan 5 jenis rotan jernang yang menghasilkan resin jernang di kabupaten Sarolangun, Jambi. Ke 5 jenis tersebut jernang burung (Daemonorops didymophylla Becc.); jernang umbut (Daemonorops melanochaetes Blume.); jernang rambai (Daemonorops draco Blume.); jernang kalamuai (Daemonorops longipes Mart.) dan jernang kepala puyuh (Daemonorops sp.). Pengujian sifat fisiko-kimia jernang berdasarkan SNI 1671:2010 dan analisis komponen kimia menggunakan GSMS. Rendemen resin terendah adalah jernang burung (1,20%), sedangkan jenis lainnya cukup tinggi yaitu berkisar 11-12%. Kadar air ke 5 jenis jernang berkisar 3-5%, kadar kotoran 4-6%, kadar abu 0-2% dan titik leleh 85-105°C. Drakorhodin sebagai penanda/penciri jernang terdapat pada ke 5 jenis jernang tersebut. Eksplorasi rotan jernang perlu dilanjutkan untuk mendapatkan jenis rotan potensial menghasilkan jernang.