Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBAWA ACARA MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PURING TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Taufikur Rohman
SURYA BAHTERA Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.774 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan pembelajaran berbicara sebagai pembawa acara menggunakan metode bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Puring; (2) proses pembelajaran berbicara sebagai pembawa acara menggunakan metode bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 puring; (3) peningkatan kemampuan siswa sebagai pembawa acara menggunakan metode bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 puring. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau PTK yang menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan dua teknik yaitu teknik nontes dan tes. Hasil penelitian dari skripsi ini anatara lain (1) langkah-langkah pembelajaran dalam penelitian ini sebagai berikut (a) penggalian wawasan siswa; (b) penyusunan naskah acara; (c) performance/bermain peran sebagai pembawa acara; (d) evaluasi penampilan. (2) Penggunaan metode rolle playing memberikan pengaruh positif terhadap proses pembelajaran pembawa acara. Hal tersebut terbukti dengan berkurangnya siswa yang kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran dan adanya peningkatan minat, perhatian, partisipasi, dan rasa tanggung jawab dengan rata-rata 59% untuk prasiklus, 76,4% pada siklus I, 82,9% pada siklus II. (3) Pembelajaran keterampilan pembawa acara menggunakan metode bermain peran dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari aspek kebahasaan dan nonkebahasaan. Nilai rata-rata keterampilan pembawa acara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Puring pada prasiklus adalah 75.82%, siklus I 87.21%, dan siklus II, 91.76%. Kata kunci : rolle playing, validasi data, triangulasi data, kualitatif, kuantitatif
Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Usia 6-9 Tahun SDN 67 Palembang Tahun Pelajaran 2019/2020 Anes Winarti ningsih; Taufikur Rohman; Pur nawan; Herwan syah; Sutris no
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 5 No 02 (2023): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of physical fitness of students aged 6-9 years at SDN 67 Palembang for the 2019/2020 academic year. The approach used in this research is quantitative. The population of this study was students of class I-III SDN 67 Palembang while the sample used was 86 students aged 6-9 years. Measurement of the Indonesian Physical Freshness Test was carried out by measuring 5 items, namely running 30 meters, hanging elbows, lying down, jumping upright, and running 600 meters. The results showed that 64 students (74%) were categorized as having less physical fitness, 20 students (24%) categorized as having moderate physical fitness, and 2 students (2%) were categorized as having very poor physical fitness. The results of this study can be concluded that the level of physical fitness of students aged 6-9 years at SDN 67 Palembang for the 2019/2020 academic year is in the low category. Keywords: Physical fitness, student, low category
Festival Durian sebagai Penguatan Ekonomi dan Identitas Budaya Lokal: Studi Pustaka pada Tradisi Tahunan di Klaten Danang Vanamai; Taufikur Rohman
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 5 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v5i2.7711

Abstract

This study aims to analyze the role of the Durian Festival in Klaten Regency as an instrument for strengthening the local economy and cultural identity of agrarian communities. The research employs a qualitative approach using a library research method through the review of scholarly literature, academic books, media publications, and relevant institutional documents. The selection process adopted the PRISMA principles to ensure systematic and credible data collection. Data were analyzed using descriptive-analytical content analysis. The findings indicate that the Durian Festival functions not only as a harvest celebration but also as a medium for preserving communal values such as mutual cooperation, symbolizing agricultural abundance, and reinforcing the village’s identity as a durian-producing area. From an economic perspective, the festival creates business opportunities for farmers and MSMEs through increased trade activities and a multiplier effect during the event. Within the framework of gastronomy tourism and event management, the festival holds potential to be developed as a sustainable community-based tourism product. With more strategic and participatory management, the Klaten Durian Festival can serve as a model for cultural tourism development that supports economic self-reliance and the preservation of local identity.