Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN MORAL PADA FILM ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI KARYA MUSFAR YASIN DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DALAM PEMBELAJARAN DRAMA DI KELAS XI SMA Ahmad Syaeful
SURYA BAHTERA Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.268 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik film Alangkah Lucunya Negeri Ini karya Musfar Yasin ; (2) nilai pendidikan moral film Alangkah Lucunya Negeri Ini karya Musfar Yasin; dan (3) skenario pembelajaran dengan materi nilai pendidikan moral film Alangkah Lucunya Negeri Ini karya Musfar Yasindi kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan nilai pendidikan moral film Alangkah Lucunya Negeri Inikarya Musfar Yasin. Fokus penelitian nilai pendidikan moral film Alangkah Lucunya Negeri Ini karya Musfar Yasin. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam film Alangkah Lucunya Negeri Ini karya Musfar Yasin meliputi: (a) tema; gambaran mengenai realita kehidupan masyarakat kelas bawah dalam mempertahankan hidup (b) tokoh dan penokohan Muluk sebagai tokoh utama dan beberapa tokoh lainnya yang dapat mendukung cerita;(c) alur yang digunakan pada yaitu menggunakan maju atau disebut juga dengan alur progresif, penulis menyajikan jalan ceritanya secara berurutan dimulai dari tahapan perkenalan ke tahapan penyelesaian secara runtut; (d) latar meliputi latar waktu, sosial, dan tempat; (e) amanat yang ingin disampaikan pengarang melalui film ini yaitu, mengenai ketidak adilan masyarakat ekonomi kelas bawah (2) nilai pendidikan moral dalam film Alangkah Lucunya Negeri Ini meliputi (a) hubungan manusia dengan Tuhan, yaitu aqidah dan ibadah; (b) hubungan antara manusia dengan diri sendiri, yaitu jujur dan sabar; (c) hubungan manusia dengan manusia lain, yaitu kepedulian terhadap sesama dan memberi semangat; dan (d) hubungan antara manusia dengan alam sekitar, yaitu memuji manfaat dari air. (3) scenario pembelajaran dengan materi nilai pendidikan moral pada film Alangkah Lucunya Negeri Ini di kelas XI SMA terdiri dari menyampaikan materi tentang unsure intrinsik drama dan nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra; melakukan pemutaran film Alangkah Lucunya Negeri Ini, mengidentifikasi dan menganalisis unsure intriksik dan nilai pendidikan moral pada film Alangkah Lucunya Negeri Ini secara berkelompok; membimbing peserta didik untuk mendiskusikan hasil diskusi setiap kelompok dengan kelompok lain;  memberikan kesempatan peserta didik untuk melaporkan hasil pekerjaan.   Kata kunci:unsur intrinsik, nilai pendidikan moral dan scenario pembelajaran
Pengenalan Sistem Pertanian Hidroponik Kepada Masyarakat Desa Cikadu Ahmad Syaeful; Hazri Abdi; Rian Maulana Wijaya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Nusa Putra & Persatuan Insinyur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/apmqp339

Abstract

Masalah kekeringan makin rumit karena banyak petani yang mengeluh karena mereka hanyaberpenghasilan dalam sektor pertanian yang dimana hal ini membutuhkan perhatian yang lebih.minimnya perhatian dari masyarakat dan pemerintahan setempat penanggulangan kekeringanakibat kemau yang berkepanjangan menjadi suatu hal yang sangat bayak dikeluhkan olehmasyarakat. Walaupun desa ini banyak lahan perkebunan tapi masyarakat tidak mempunyaigebrakan atau pemecahan masalah tentang kekeringan yang di akibatkan kemau yangberkepanjangan ini, kurangnya upaya pemecahan masalah kekeringan ini telah mengurangibahkan menutup mata pencaharian masyarakat di desa ini. Solusi dari penggulangan bencanaalam yang di alami desa cikadu, tim KKN kami melakukan penyuluhan bertani denganmenggunakan metode hidroponik yang dimana media yang digunakan tidak menggunakanmedia tanah akan tetepi media yang digunakan air yang airpun tidak harus menggunakan airyang banyak. System ini karena kami percaya bahwa teknologi ini dapat menjadi solusi yangefektif dan berkelanjutan bagi masalah tersebut. Dengan memanfaatkan air sebagai media,kami berharap dapat membantu permasalahan ini bagi masyarakat Desa Cikadu.