Sona Suhartana
Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan Jl. Gunung Batu No. 5, Bogor 16610 Telp. (0251)-8633378, Fax. (0251)-8633413

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PEMANENAN KAYU MELALUI TEKNIK PEMANENAN KAYU RAMAH LINGKUNGAN: KASUS DI SATU PERUSAHAAN HUTAN RAWA GAMBUT DI KALIMANTAN BARAT Sona Suhartana; Yuniawati Yuniawati
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 29, No 4 (2011): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3813.094 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2011.29.4.369-384

Abstract

Penerapan teknik pemanenan yang ramah lingkungan (RIL) di lahan gambut diharapkan dapat mencapai hasil optimal dan lestari. Penelitian dilaksanakan di PT. Kalimantan Subur Permai, Kalimantan Barat pada bulan Juli - Oktober 2010. Areal ini merupakan hutan alam rawa gambut untuk pembukaan lahan HTI (tebang pemanfaatan penyiapan lahan) dengan jenis kayu merupakan rimba campuran (tebang pemanfaatan penyiapan lahan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya peningkatan produktivitas, penurunan biaya produksi, subsidensi dan fluktuasi tinggi muka air dari penerapan teknik pemanenan RIL di hutan rawa gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila RIL diterapkan pada kegiatan penebangan, penyaradan, muat-bongkar dan pengangkutan, 1.Dapat meningkatkan produktivitas masing-masing sebesar 0,946 m /jam, 2,449 m /jam, 1,96 m /jam, 1,871 m /jam, dan 2,158 m /jam; 2. Dapat mengurangi biaya produksi masing-masing sebesar Rp 992,1/m , Rp 3.088,6/m , Rp 127,9/m , Rp 99,7/m , dan Rp 158,6/m .km; 3. Apabila menerapkan teknik RIL dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan kayu sebesar 6% yang setara dengan tambahan keuntungan Rp 74.400.000/tahun. Dengan demikian terbuka peluang bagi perusahaan untuk serius menerapkan teknik penebangan RIL; 4. Rata-rata subsidensi adalah 0,375 cm/tahun lebih kecil daripada PP Nomor 150 Tahun 2000; dan 5. Rata-rata tinggi muka air di petak tebang dan di kanal adalah 61,75 cm dan 52,25 cm.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PEMANENAN KAYU MELALUI TEKNIK PEMANENAN KAYU RAMAH LINGKUNGAN: KASUS DI SATU PERUSAHAAN HUTAN RAWA GAMBUT DI KALIMANTAN BARAT Sona Suhartana; Yuniawati Yuniawati
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 29, No 4 (2011): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2011.29.4.369-384

Abstract

Penerapan teknik pemanenan yang ramah lingkungan (RIL) di lahan gambut diharapkan dapat mencapai hasil optimal dan lestari. Penelitian dilaksanakan di PT. Kalimantan Subur Permai, Kalimantan Barat pada bulan Juli - Oktober 2010. Areal ini merupakan hutan alam rawa gambut untuk pembukaan lahan HTI (tebang pemanfaatan penyiapan lahan) dengan jenis kayu merupakan rimba campuran (tebang pemanfaatan penyiapan lahan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya peningkatan produktivitas, penurunan biaya produksi, subsidensi dan fluktuasi tinggi muka air dari penerapan teknik pemanenan RIL di hutan rawa gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila RIL diterapkan pada kegiatan penebangan, penyaradan, muat-bongkar dan pengangkutan, 1.Dapat meningkatkan produktivitas masing-masing sebesar 0,946 m /jam, 2,449 m /jam, 1,96 m /jam, 1,871 m /jam, dan 2,158 m /jam; 2. Dapat mengurangi biaya produksi masing-masing sebesar Rp 992,1/m , Rp 3.088,6/m , Rp 127,9/m , Rp 99,7/m , dan Rp 158,6/m .km; 3. Apabila menerapkan teknik RIL dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan kayu sebesar 6% yang setara dengan tambahan keuntungan Rp 74.400.000/tahun. Dengan demikian terbuka peluang bagi perusahaan untuk serius menerapkan teknik penebangan RIL; 4. Rata-rata subsidensi adalah 0,375 cm/tahun lebih kecil daripada PP Nomor 150 Tahun 2000; dan 5. Rata-rata tinggi muka air di petak tebang dan di kanal adalah 61,75 cm dan 52,25 cm.