Yekti Indriyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA ULANG DENGAN METODE LATIHAN TERBIMBING BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS XI MAN KUTOWINANGUN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Yekti Indriyani
SURYA BAHTERA Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.467 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah penerapan pembelajaran menulis cerita ulang dengan metode latihan terbimbing berdasarkan pengalaman pribadi, pengaruh metode latihan terbimbing berdasarkan pengalaman pribadi terhadap sikap dan minat, serta peningkatan keterampilan menulis cerita ulang siswa  kelas XI MAN Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah memperoleh pembelajaran dengan menggunakan metode latihan terbimbing berdasarkan pengalaman pribadi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Alat pengambilan data yang digunakan berupa pedoman observasi, angket, wawancara, jurnal, dan dokumentasi (foto). Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan analisis disimpulkan bahwa proses pembelajaran menulis cerita ulang dengan metode latihan terbimbing berdasarkan pengalaman pribadi, meliputi: penyampaian materi, memberi contoh cerita ulang, siswa mengulas pengalaman yang pernah dialami, membuat kerangka dan mengembangkan cerita ulang berdasarkan pengalaman pribadi dengan tema yang telah ditentukan, guru berkeliling kelompok memberikan arahan dan bimbingan kepada siswa, siswa membacakan hasil menulis cerita ulang, guru mengomentari hasil cerita ulang siswa. Pembelajaran tersebut terbukti mengubah sikap dan minat siswa dalam pembelajaran menulis cerita ulang. Peningkatan keterampilan menulis cerita ulang dengan metode latihan terbimbing berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas XI MAN Kutowinangun mengalami peningkatan, setelah diterapkan metode latihan terbimbing tahap siklus I dan siklus II. Hal itu,  dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata kelas tahap prasiklus yaitu 66,06 ; siklus I sebesar 76,87 ; dan siklus II sebesar 80,71. Rata-rata hasil siklus I dan siklus II telah memenuhi batas standar KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 76. Hasil peningkatan dari pra­siklus ke siklus I sebesar 10,81 dan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 3,84.   Kata kunci: Keterampilan Menulis, Cerita Ulang, Metode Latihan Terbimbing, Pengalaman Pribadi
Meningkatkan kompetensi guru kelas II dalam menyusun perencanaan pembelajaran tematik melalui bimbingan berkelanjutan di wilayah binaan kecamatan Ngadirejo Tahun Pelajaran 2017/2018 Yekti Indriyani
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpd.v8i1.41067

Abstract

Abstract. Permasalahan dalam penelitian tindakan sekolah (PTS) ini adalah kompetensi guru kelas II dalam menyusun perencanaan pembelajaran tematik di wilayah binaan kecamatan Ngadirejo masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi guru kelas II di wilayah binaan kecamatan Ngadirejo tahun pelajaran 2017/2018 melalui bimbingan berkelanjutan. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan Analisis Deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil kondisi awal dengan hasil siklus I teknik kelompok dan hasil siklus II dengan teknik percakapan pribadi.Pada pelaksanaan bimbingan berkelanjutan secara kelompok, hasil penelitian pada siklus I perencanaan pembelajaran tematik yang dibuat oleh guru-guru kelas II masih belum maksimal maka perlu diadakan bimbingan berkelanjutan kembali pada siklus II yaitu pelaksanaan tindakan bimbingan secara individu. Hasil rata-rata kualitas perencanaan pembelajaran tematik pada kondisi awal 44 (kategori kurang). Hasil rata-rata kualitas perencanaan pembelajaran tematik pada siklus I 63,94 (kategori cukup). Peningkatan hasil siklus I dibanding kondisi awal 45,3%. Sedangkan hasil rata-rata kualitas perencanaan pembelajaran tematik pada siklus II 80,37 (kategori Baik). Peningkatan hasil siklus II dibandingkan hasil siklus I sebesar 25,7%.Kata kunci: perencanaan pembelajaran, elementary school