Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis dan Evaluasi pada File Storage dan Back Up Terhadap Risiko Bencana di Pusat Data Diskominfo Radian Adi Pratama; Endang Amalia
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 7 No 01 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juni 2020
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v7i1.364

Abstract

Bencana adalah suatu kejadian yang sangat merusak dan tidak dapat diprediksi waktu terjadinya. Suatu fasilitas yang digunakan untuk menempatkan sistem komputer dan komponen-komponen terkaitnya, seperti sistem telekomunikasi dan penyimpanan data. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia sangat rentan oleh bencana dikarenakan posisi Indonesia berada diatas tiga lempeng aktif dan cincin api. Reputasi Indonesia sebagai negara rawan bencana, juga tercatat dalam laporan The Atlas of the Human Planet 2017. Datanya menunjukkan, ancaman bencana alam telah meningkat dua kali lipat dalam 40 tahun terakhir seturut meningkatnya jumlah populasi. Diskominfo Jawa Barat adalah sebuah intansi yang bertugas melaksanakan urusan pemerintah daerah Jawa Barat di bidang komunikasi dan informatika berdasarkan asas otonomi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Diskomifo memiliki data center yang berguna untuk kepentingan diskominfo itu sendiri dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) pemerintah provinsi Jawa Barat. Sebuah data center, harus di desain sebaik mungkin untuk menghindari gangguan kerusakan akibat bencana, gangguan ataupun kesalahan yang dapat menyebabkan kerusakan dari data center itu sendiri, maka dari itu harus dapat dihindari atau diminilisir dari dampak risiko yang terjadi dan menjamin availabilitas kelangsungan bisnis organisasi apabila terjadi gangguan atau bencana. Dalam penelitian ini dilakukan analisis terkait penilaian terhadap terjadinya risiko untuk mengetahui tingkat dampak risiko. Selain itu dalam dokumen ini juga dilakukan analisis dampak bisnis untuk mengetahui prioritas dari sistem informasi yang dimiliki organisasi, agar organisasi dapat lebih mengetahui sistem informasi yang mana yang menjadi prioritas utama ketika terjadi gangguan.
Analysis and Evaluation of File Storage and Back Up of Disaster Risk in Diskominfo Data Center Radian Adi Pratama; Endang Amalia
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 7 No 01 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v7i1.364

Abstract

Disaster is a very damaging and unpredictable event when it happens, threatening the facilities of computersystems and the environment, such as telecommunications systems and data storage. According to theNational Disaster Management Agency (BNPB) Indonesia is very vulnerable to disasters because of thegeographical characteristics. Indonesia current position is between three active plates and a ring of fire.Indonesia's reputation as a disaster-prone country is also noted in the report of The Atlas of the HumanPlanet 2017. The data shows that the threat of natural disasters has doubled in the last 40 years, in line withthe population growth. Diskominfo West Java is an agency that is tasked with carrying out regionalgovernment affairs in West Java in the field of communication and information technology based on theprinciples of autonomy, deconcentrating and co-administration. Diskomifo has a data center that is usefulfor the benefit of the information itself and the Regional Work Unit (SKPD) of the West Java provincialgovernment. A data center must be designed as best as possible to avoid disruption due to disasters,disturbances or errors that can cause damage to the data center itself, therefore it must be avoided orminimized from the impact of the risks that occur and guarantee the availability of the organization'sbusiness continuity if interference or disaster is occurred. In this study, an analysis was carried out relatedto the assessment of risk occurrence, to determine the level of the threats. In addition, in this document abusiness impact analysis is also carried out to determine the priorities of the information system owned bythe organization, so that the organization can prioritize which information system is in the top prioritywhen disruptions occurred.