Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bagaimana relevansi Erasmus untuk zaman kita? K. Bertens
Respons: Jurnal Etika Sosial Vol 16 No 01 (2011): Respons: Jurnal Etika Sosial
Publisher : Center for Philosophy and Ethics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/respons.v16i01.722

Abstract

Erasmus hidup lima abad yang lalu di tempat dan dalam suasana kebudayaan yang sangat berbeda dari situasi kita sekarang di Indonesia. Namun, bila kita mendalami pemikiran dan kegiatannya banyak pelajaran dapat dipetik yang masih bermanfaat untuk kita. Erasmus waktu itu sudah merupakan figur yang berorientasi internasional dan dengan demikian menolak segala bentuk provinsialisme. Jika kita ingin memerangi korupsi, pantas kita memandang sikapnya yang menghargai kejujuran dan membenci pembohongan. Kita bisa belajar dari cintanya akan perdamaian dan penolakannya yang tegas dari konflik dan peperangan yang pada waktu itu pun banyak terjadi. Pada zaman Erasmus belum dikenal demokrasi sebagai bentuk bernegara dan bermasyarakat atau hak asasi manusia yang merupakan salah satu dasarnya, namun pandangannya dapat menerangi kita yang sedang berusaha mengembangkan hidup bersama demokratis dan reformasi pemerintahan. Dengan cara-cara ini masih banyak yang kita bisa belajar dari tokoh asal Rotterdam itu.