Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Malware Berdasarkan API Call Memory Dengan Metode Deteksi Signature-Based Julian Dwi Nugraha; Avon Budiono; Ahmad Almaarif
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 6 No 02 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Desember 2019
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v6i02.351

Abstract

Malware merupakan sebuah perangkat lunak atau program komputer yang digunakan untuk melakukan tindakan kejahatan. Malware pada dasarnya dirancang untuk menginfeksi sistem komputer penguna tanpa persetujuan pemiliknya. Trojan, Worms, Virus, Spyware, dan Keylogger adalah kategori malware yang dapat merugikan pengguna yang telah terinfeksi. Berdasarkan hal tersebut maka dari itu diperlukan analisis malware menggunakan API call memory dengan metode signature-based detection. Signature based detection adalah teknik deteksi yang berdasarkan pattern matching, string, mask, atau teknik fingerprinting. Signature adalah teknik persamaan bit yang disuntikkan dalam program aplikasi oleh attacker, yang secara unik mengidentifikasi jenis malware tertentu. Hal ini digunakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi malware tersebut menggandung program yang dapat mengambil data pengguna tanpa sepengetahuan pengguna itu sendiri. Maka dari itu di dalam penelitian ini dilakukan analisis malware menggunakan sebanyak 30 malware untuk melihat jenis API call yang digunakan oleh malware tersebut. Pada penelitian ini berfokus untuk melakukan analisis pada API Memory yang telah didapatkan. Dari semua malware menjalankan satu API memory yang sama ketika dijalankan pertama kali. Hasil pada penelitian ini melihat API call memory dan hasil signature yang telah dilakukan menggunakan metode signature based detection dan melihat keterkaitan antara API call memory dengan hasil signature pada setiap malware.
Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Ketahanan Pangan pada Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Android di Desa Sukapura Rd Rohmat Saedudin; Avon Budiono; Edi Sutoyo; Siti Hajar Komariah; Wawan Tripiawan; M Teguh Kurniawan; R Yunendah Nur Fuadah; Rahmiati Aulia
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v4i2.3527

Abstract

Desa Sukapura dengan potensi yang ada sekarang ini, yaitu Warung kurang lebih 500 warung termasuk (warteg dan warung makan). Jumlah penduduk asli sekitar 11.370 penduduk, pendatang/mahasiswa lebih dari 10rb sehingga potensi jumlah warga yang ada di Desa Sukapura sekitar 25 ribu orang. Berdasarkan data 2018, rata-rata kebutuhan makan warga Desa Sukapura sebesar Rp 25.000/ jiwa/ hari. Sehingga dengan estimasi kasar saja keperluan makan/ pangan warga sukapura adalah 625 juta rupiah per hari atau sekitar 225 milyar rupiah per tahun. Sebagaimana umumnya desa-desa di wilayah Kabupaten Bandung, Desa Sukapura dalam 3 bulan terakhir tidak terlepas dari dampak pandemi covid-19. Nilai potensi dan perputaran ekonomi di bidang pangan yang cukup besar ini di Desa Sukapura, dalam 3 bulan terakhir secara signifikan terdampak oleh kebijakan PSBB, social distance, stay at home, akibat pandemic covid-19. Warga desa banyak yang kehilangan penghasilan, daya beli menurun, kekurangan pasokan dan stok pangan, roda usaha mikro, kecil, dan menengah seperti warung turun drastis omsetnya sampai hanya tinggal 30-40% saja. Banyak program yang sudah digulirkan oleh pemerintahan Desa Sukapura baik program mandiri maupun dalam rangka mendukung program pemerintahan di atasnya khususnya terkait penganggulangan penyebaran pandemi covid-19 dan mengatasi dampak yang ditimbulkannya dan dirasakan oleh warga. Salah satu hal utama yang mendapat perhatian pemerintah, selain pencegahan dan pengetatan penyebaran wabah Covid-19 ini adalah terkait Ketahanan Pangan warga nya dalam kondisi pandemi yang sedang berlangsung berkepanjangan. Untuk mencukupi ketersediaan dan kecukupan stok pangan dengan harga murah terjangkau, pihak Desa menggandeng pihak ke-3, yaitu PT Satoe Juara untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan warga akan sembako murah (beras, minyak goreng, gula, garam, telor, dll). Permasalahan supplier dan stok bahan baku murah bisa diatasi, timbul permasalahan baru mengingat daya beli masyarakat turun, pola distribusi dan penjualan tidak bisa konvensional sebebas dan seperti biasa di tengah kebijakan-kebijakan pencegahan pandemic covid-19. Perlu di desain proses bisnis Kerjasama tripatrit dalam rangka mensukseskan program ketahanan pangan ini, yaitu pemerintahan (dalam hal ini Pemerintahan Desa Sukapura), Supplier Sembako Murah, UMKM (para pemilik warung) untuk distribusi sembako murah, dan warga sebagai konsumen dan pengguna sembako. Bagaimana caranya, program keekonomian rakyat seperti ini dapat berjalan di tengah kebijakan pembatasan social berskala besar (PSBB), social distance dan stay at home sebagai akibat pandemi Covid-19 dengan menggalakan perekonomian berbasis transaksi online dan delivery order. Hal ini demi menjaga jarak sosial dan mentaati kewajiban tinggal dirumah untuk mencegah, membatasi dan menghentikan penyebaran Covid-19. Program aplikasi ketahanan pangan perlu di rancang bangun dan dibuat untuk menghubungkan konsumen ke penyedia pangan melalui pemesanan online ke agen terdekat dengan memanfaatkan jasa delivery oleh pihak kurir jasa pengantar makanan
Implementasi dan Analisis Sistem Forensik Digital pada Linux Vulnerable Machine Menggunakan Framework Forensics Zachman Leonardo Taufan Sontani; Avon Budiono; Adityas Widjajarto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v2i2.8721

Abstract

Berdasarkan saran dari Badan Siber dan Sandi Negara, pengumpulan, dokumentasi, dan pencatatan informasi kebocorandata perlu dilakukan dalam 24 jam pertama sejak insiden terjadi. Penelitian ini melakukan aktivitas digital forensik terhadap perangkat Linux dengan menggunakan framework Zachman dan membandingkan tiga aplikasi forensik berdasarkankemampuannya untuk melakukan forensic digital. Penilaian pada perbandingan aplikasi forensik dilakukan berdasarkankeberhasilannya dalam melakukan aktivitas forensik. Sedangkan penilaian data keluaran log dilakukan berdasarkan informasi yang terkait dengan penyerangan dengan tiap informasi. Berdasarkan hasil analisis data pada perbandingan aplikasiforensik, FTK Imager mendapat nilai tertinggi yaitu 7. Pencarian data yang terhapus sulit dilakukan pada FTK Imagerkarena FTK Imager tidak mencantumkan nama file pada temuan data terhapus. Berdasarkan hasil analisis data perbandingan kelengkapan informasi log, access.log mendapatkan nilai 14 dengan mencatat pemindaian dengan Nikto, akses kerobots.txt, dan akses ke aplikasi database MongoDB
Perancangan Sistem Pengelolaan Surat Berbasis ERP Menggunakan Odoo pada Laboratorium Pendidikan Tinggi Afifa Nur Octaviani; Umar Yunan Kurnia Septo Herdiyanto; Avon Budiono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi memerlukan sistem informasi terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi administrasi. Penelitian ini menganalisis dan merancang sistem pengelolaan surat berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) menggunakan Odoo pada Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri. Metode Quickstart digunakan dengan tahapan analisis proses bisnis existing, analisis fit and gap, perancangan proses bisnis yang diharapkan, dan implementasi menggunakan Odoo Studio. Sistem yang dirancang berhasil mengintegrasikan proses permintaan, pengiriman, penandatanganan digital, dan penyimpanan surat secara elektronik. Evaluasi melalui usability testing dan kuesioner System Usability Scale (SUS) menunjukkan pengguna eksternal memberikan skor rata-rata 83 (acceptable), sedangkan pengguna internal memberikan skor 38,1 (not acceptable). Hal ini mengindikasikan sistem telah mendukung digitalisasi layanan bagi pemohon surat, namun kebutuhan pengguna internal belum terpenuhi optimal, terutama dalam pembuatan dokumen surat. Penelitian merekomendasikan pengembangan fitur pembuatan dan pengeditan dokumen langsung dalam Odoo serta migrasi ke versi enterprise ataupun menggunakan odoo versi sh. untuk meningkatkan fleksibilitas sistem dan mencapai integrasi proses yang lebih menyeluruh. Kata kunci— ERP, Odoo, Pengelolaan Surat, Digitalisasi, Quickstart, Usability Testing, System Usability Scale (SUS).
Analisis dan Perancangan Sistem Otomatisasi Honorarium Asisten Laboratorium dan Praktikum berbasis Odoo ERP dengan Metode Quickstart pada Laboratorium FRI Tantri Palawita; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Avon Budiono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan honorarium asisten laboratorium dan praktikum di lingkungan Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom saat ini masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi, seperti pencatatan kehadiran melalui dokumen fisik serta penyusunan slip honor menggunakan Excel. Hal ini menyebabkan proses menjadi lambat, rawan kesalahan, serta tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem pengelolaan honorarium berbasis ERP menggunakan platform Odoo dengan metode implementasi Quickstart. Sistem dibangun menggunakan modul Payroll, Employee, Attendance, dan Approval untuk mendukung pencatatan kehadiran, pengelolaan kontrak, dan perhitungan honorarium secara otomatis. Evaluasi sistem dilakukan dengan metode System Usability Scale (SUS) dan User Experience Questionnaire yang melibatkan dua kelompok pengguna, yaitu internal laboratorium dan asisten praktikum sebagai pengguna eksternal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dua responden dari pihak internal memberikan nilai rendah terhadap sistem, sedangkan mayoritas pengguna eksternal memberikan penilaian positif dengan skor tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa sistem telah memenuhi ekspektasi pengguna eksternal dalam hal kemudahan dan kenyamanan penggunaan, meskipun perlu perbaikan dari sisi antarmuka dan alur kerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan internal laboratorium. Secara keseluruhan, sistem dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengelolaan honorarium. Kata kunci— automatisasi, honorarium, Odoo ERP, laboratorium, usability testing
Konfigurasi Proses Operational Dan Accounting Berbasis Odoo Dengan Metode Quickstart Di Restoran Dan Hotel Rumah Merah Lasem Muhammad Al Ghifary; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Avon Budiono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem ERP berbasis Odoo pada Rumah Merah Heritage Lasem, yang mengelola restoran dan hotel, guna mengatasi tantangan dalam pengelolaan operasional yang masih dilakukan secara manual. Sistem ERP Odoo diterapkan dengan metode QuickStart, yang mencakup konfigurasi modul-modul Purchase, Sales, Inventory, Point of Sale (POS), dan Rental. Dengan sistem ini, proses pengadaan bahan baku, penjualan, manajemen stok, hingga penyewaan kamar dapat dilakukan secara lebih efisien, otomatis, dan terintegrasi dalam satu platform. Pengujian menggunakan metode Blackbox Testing dilakukan untuk memastikan bahwa sistem berfungsi sesuai dengan kebutuhan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem ERP berhasil mengurangi kesalahan manual, meningkatkan efisiensi transaksi, mempercepat pemrosesan data, serta mengoptimalkan pengelolaan stok dan pemesanan kamar. Selain itu, sistem memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap arus barang dan pendapatan. Penelitian ini juga merekomendasikan pengembangan fitur forecasting pada modul Procurement untuk mendukung perencanaan pengadaan yang lebih akurat, serta peningkatan integrasi pembayaran digital guna mempercepat transaksi dan meningkatkan kenyamanan pelanggan serta pengalaman pengguna secara keseluruhan. Kata kunci— ERP, Odoo, Quickstart, Operational, Accounting
Perancangan Sistem Pendataan Dan Monitoring Mahasiswa Habis Masa Studi di Layanan Administrasi Akademik FRI Telkom University Berbasis Odoo Stefanus Ario Prabowo; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Avon Budiono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan data mahasiswa Habis Masa Studi di Fakultas Rekayasa Industri Telkom University menghadapi tantangan signifikan. Saat ini, proses pendataan dan monitoring dilakukan menggunakan Spreadsheet, yang rawan kesalahan input, duplikasi data, dan minim fitur seperti notifikasi. Kondisi ini menghambat kolaborasi serta menyebabkan keterlambatan informasi dan miskomunikasi antara Layanan Administrasi Akademik, Program Studi, dan person-in-charge. Dampaknya, penanganan mahasiswa HMS menjadi kurang sistematis. Penelitian ini bertujuan merancang prototype berbasis sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang dikembangkan menggunakan platform Odoo. Pemilihan Odoo didasarkan pada sifat open source dan kemampuannya untuk dikonfigurasi, khususnya modul Employee Management dan Discuss, guna mengakomodasi pendataan, monitoring status akademik, dan komunikasi sistematis. Perancangan sistem dilakukan dengan pendekatan Quickstart. Efektivitas sistem diuji melalui User Acceptance Testing kepada admin LAA FRI, berfokus pada kemudahan akses, akurasi data, navigasi, dan efisiensi kerja. Hasil UAT menunjukkan sistem berhasil mempermudah pelacakan status mahasiswa HMS serta menyederhanakan alur komunikasi dan pelaporan. Meskipun masih dalam tahap prototyping, sistem ini mendapat tanggapan positif dari pengguna. Keterbatasan yang teridentifikasi meliputi data yang belum lengkap, serta perlunya integrasi dengan sistem eksternal seperti iGracias. Saran pengembangan lanjutan mencakup visualisasi dashboard, penyempurnaan hak akses, dan penggabungan modul Document Management. Secara keseluruhan, Odoo ERP berpotensi besar meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data HMS di FRI Telkom University. Kata kunci—pendataan mahasiswa, monitoring akademik, Odoo ERP, Quickstart, prototyping